Salin Artikel

5 Cara Mendapatkan Teman bagi Mereka yang Sibuk Bekerja

KOMPAS.com - Banyak dari kita pasti pernah mengalami kesulitan untuk mendapatkan teman baru.

Apalagi, ketika sudah menjadi orang dewasa, tanggung jawab kita semakin menumpuk dan kita hanya memiliki sedikit waktu untuk dapat bersosialisasi atau menjalin ikatan pertemanan dengan orang lain.

Di tambah lagi, satu setengah tahun terakhir ini kita menghadapi kondisi pandemi Covid-19 yang mengharuskan untuk tetap berada di rumah, sehingga membuat kita terisolasi dari dunia luar.

Sementara itu, memiliki ikatan sosial yang kuat dengan orang lain seperti teman, ternyata dapat membuat hidup lebih bahagia.

Sebuah studi jangka panjang juga menunjukkan bahwa hubungan pertemanan itu membuat kebahagiaan yang berkelanjutan.

Jadi, jika salah satu tujuan kita di tahun 2022 adalah mendapatkan lebih banyak teman, cobalah simak beberapa tips sederhana yang dapat membantu kita memperluas lingkaran sosial, seperti yang dilansir dari laman Fast Company berikut ini.

1. Luangkan waktu untuk menjalin relasi pertemanan

Banyak orang memiliki jadwal bekerja yang semakin padat selama pandemi.

Tetapi, mencari teman baru (dan mempertahankan pertemanan yang sudah ada) memang membutuhkan prioritas interaksi sosial dengan cara yang sama seperti kita memprioritaskan aktivitas lainnya.

Artinya, kita memang sebaiknya meluangkan waktu untuk berteman bila tidak ingin  hubungan sosial kita memudar.

Oleh sebab itu, Jangan ragu untuk membuat rencana. Pertemanan dibangun dengan melakukan upaya yang konsisten dengan memberi waktu untuk bersosialisasi.

Apabila kita memiliki waktu beberapa menit sambil berjalan-jalan dengan anjing atau mencuci piring, hubungi teman lama di telepon dan lihat bagaimana keadaannya. 

Tindakan sederhana seperti ini menunjukkan bahwa kita tertarik untuk menghidupkan kembali (atau membuat) koneksi pertemanan yang asli dan nyata.

2. Mencari teman dari hobi yang sama

Kehidupan dewasa kita biasanya disibukkan seputar bidang pekerjaan dan keluarga, yang berarti kita mungkin tidak mendapatkan banyak kesempatan untuk mengembangkan hobi dan minat pribadi.

Maka dari itu, temukan waktu untuk terhubung kembali dalam interaksi sosial seperti bergabung dengan organisasi lokal atau kumpulan orang yang memiliki hobi yang sama.

Dengan terlibat dalam hobi yang kreatif seperti olahraga, melukis atau merangkai bunga, kita dapat meningkatkan kinerja dan pemecahan masalah kita sehari-hari.

Dan hobi juga dapat membantu kita terhubung dengan teman baru yang memiliki minat yang sama.

3. Sengaja membangun pertemanan

Sangat mudah untuk meyakinkan diri sendiri bahwa kita bisa pergi tanpa bersosialisasi.

Tetapi, kelelahan dan kesepian ditambah keharusan menjaga jarak dan bekerja di rumah bisa menyadarkan kita bahwa terhubung dengan orang lain itu penting.

Shasta Nelson, penulis The Business of Friendship, mengajak orangtua untuk memikirkan bagaimana mereka mendorong sosialisasi bagi anak-anak mereka saat bersekolah dari rumah selama pandemi.

"Pikirkan bagaimana anak-anak kita mungkin tidak memiliki banyak waktu dengan teman-teman mereka," kata Nelson. “

"Banyak anak yang bersekolah dari rumah membutuhkan pemenuhan kebutuhan sosial dan orangtua harus sengaja melakukannya," ujar dia.

Hal itulah yang bisa kita terapkan pada diri sendiri. Meskipun kita  bekerja dari rumah, kita harus tetap bisa membangun jejaring sosial sebagai kebutuhan yang penting.

4. Memulai pertemanan secara bertahap

Memang menyenangkan untuk melampiaskan dan mengeluh kepada teman. Namun jika itu dilakukan pada teman yang baru dikenal, mereka bisa menganggap kita pribadi yang negatif dan tidak asik diajak berteman.

Karenanya jalinlah pertemanan secara bertahap, yang berkembang ketika kita makin sering bersama dan jadi upaya yang berkelanjutan.

Jadi, lakukan hal-hal dengan lambat dan berikan minat yang tulus pada orang-orang untuk mengembangkan pertemanan sejati yang dapat bertahan lebih lama.

"Tidak apa-apa untuk menjadi sedikit tidak nyaman pada awalnya, terutama ketika semua orang tidak akrab satu sama lain," terangnya.

"Akui bahwa beberapa kali hangout pertama akan terasa canggung. Ini akan mengurangi tekanan dan mendorong orang untuk lebih terbuka," sambung dia.

5. Menemukan teman yang sesuai dan menarik

Untuk menemukan teman yang baik, buka jaring sosial kita lebar-lebar dalam hal mencari orang-orang yang menurut kita akan sesuai dengan kita.

Mereka mungkin memiliki kesamaan dengan kita di luar pekerjaan atau hanya seseorang dengan kepribadian yang menarik.

Buat daftar orang yang ingin kita kenal, lalu tetapkan tujuan untuk menjangkau calon teman baru setiap minggu.

Ingat, untuk membangun hubungan, kita perlu meluangkan waktu untuk mengusahakan hubungan yang kuat dengan orang-orang karena tidak ada pertemanan jangka panjang yang dibangun dalam semalam.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/12/13/185023820/5-cara-mendapatkan-teman-bagi-mereka-yang-sibuk-bekerja

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.