Salin Artikel

Supaya Teman Online Bisa Jadi Sahabat, Begini Caranya

KOMPAS.com - Perkembangan teknologi membuat kita sangat mudah berhubungan dan menjalin pertemanan dengan orang lain.

Apalagi dengan canggihnya algoritma media sosial yang bisa merekomendasikan pengguna lain sebagai follower baru ataupun fitur people nearby di aplikasi pesan instan.

Tapi, tidak selamanya teman yang sering kita ajak berkomunikasi melalui media sosial atau pesan instan dapat dijadikan sahabat di dunia nyata.

Dalam beberapa kasus, ketika orang-orang yang berkenalan melalui media sosial kemudian bertemu di kehidupan nyata, mereka menemukan banyak ketidakcocokan.

Nah, agar hal ini tidak terjadi tentu diperlukan beberapa tips agar teman online bisa menjadi sahabat. Lantas, bagaimana caranya?

1. Carilah beberapa kesamaan

Algoritma dan fitur di media sosial memang memungkinkan kita menjalin koneksi dengan pengguna lain berdasar grup, minat, maupun hobi.

Karena itu, tak mengherankan jika kita bisa cepat klop dan berkomunikasi dengan teman online di media sosial.

Memiliki teman yang memiliki masalah yang sama atau pola pikir yang sama akan membuat kita merasa tidak sendirian.

2. Carilah topik pembicaraan

Topik pembicaraan menjadi sarana untuk mengakrabkan diri dengan teman online. Kamu bisa membuka percakapan tentang tren terbaru terkait hobi yang dimiliki atau pun mencari tahu tentang aktivitasnya sehari-hari saat tidak online. 

3. Jangan terburu-buru bertemu langsung

Kamu mungkin sering main game bareng dengan teman online-mu hingga larut pagi. Tapi, jangan terburu-buru untuk bertemu dengannya di dunia nyata sampai kamu yakin bahwa ada banyak kecocokan. 

4. Tingkatkan persahabatan online

Jika kamu sudah lama berkomunikasi dan juga saling mengomentari aktivitas di akun media sosial , tanyakan kepada teman online-mu apakah mereka bersedia bertukar nomor telepon atau pesan instan denganmu.

Walau beberapa teman online-mu belum bersedia memberikan nomor teleponnya, jangan langsung marah. Cobalah untuk tetap berteman secara online karena mungkin mereka butuh waktu untuk benar-benar percaya.

Lakukan apa pun yang membuatmu nyaman. Banyak orang merasa teman online adalah teman sejati meskipun mereka tidak pernah bertemu secara langsung.

Pastikan juga untuk tidak membuat kesalahan atau berulah di media sosial yang bisa merusak hubungan dengan teman online-mu.

5. Berikan dukungan kepada teman online

Kita tentunya membutuhkan teman atau sahabat yang bisa menemani di masa-masa sulit atau bahagia.

Hal ini bisa kamu rasakan ketika menggunakan media sosial. Meski kamu belum pernah bertemu dengan teman online-mu, mereka mungkin saja lebih mengetahui kondisimu daripada teman di sekolah atau pergaulan.

6. Pintarlah saat berteman

Walau kamu sudah menghabiskan banyak waktu berbincang dengan teman online melalui media sosial atau pesan instan, tetap utamakan keselamatan saat bertemu langsung.

Beritahulah orang lain ke mana kamu akan pergi atau bertemu bersama teman online. Killion menyarankan supaya orang-orang bertemu di tempat umum supaya aman.

7. Jangan berekpstasi tinggi

Meski kamu merasa sudah banyak mengetahui kehidupan teman online-mu, jangan heran jika ada keanehan saat kamu bertemu dengannya.

Kamu mungkin berharap untuk langsung mengobrol, tapi bisa saja situasi tidak berjalan sesuai rencana. Jadi, jangan langsung merasa putus asa dan ambillah napas serta biarkan antusiasmemu menurun.

8. Tetap bersahabat setelah bertemu secara langsung

Penting untuk tetap berhubungan agar persahabatan selalu terbangun dan langgeng dengan teman online-mu, apalagi jika kamu dengannya sudah melalui banyak momen bersama-sama.

Usai bertemu secara langsung, lanjutkan pertemanan dengan tetap berhubungan dan saling mendukung.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/12/20/110234020/supaya-teman-online-bisa-jadi-sahabat-begini-caranya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.