Salin Artikel

Meninggal karena Covid-19, Dorce Gamalama Sempat Menderita Diabetes

Sebelumnya, artis senior ini sempat menderita penyakit diabetes cukup lama.

Kondisinya memburuk di akhir usianya sehingga tak bisa berjalan dan harus bolak-balik dirawat di rumah sakit.

Selain itu, Dorce Gamalama juga didiagnosis menderita penyakit alzheimer sehingga ingatannya terganggu dan kerap melantur.

Ihwal kesehatannya itu sempat memancing perhatian publik sampai ia akhirnya mendapatkan bantuan dari sejumlah pihak, termasuk Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Diabetes yang diderita Dorce Gamalama lebih rentan Covid-19

Dorce Gamalama sebenarnya sudah lama memiliki penyakit diabetes, tetapi kondisinya selalu terjaga.

Baru belakangan ini, kesehatannya menurun sehingga akhirnya tutup usia.

Diabetes adalah penyakit yang muncul ketika kadar glukosa dalam darah, atau dikenal dengan nama gula darah, sudah terlalu tinggi.

Gula darah sebenarnya adalah sumber energi manusia yang didapat dari asupan makanan dan minuman kita sehari-hari.

Glukosa tersebut diserap tubuh dengan dibantu oleh insulin, hormon yang diproduksi oleh pankreas.

Namun, kadang tubuh kita gagal memproduksi insulin sehingga glukosa tidak terserap sempurna di tubuh.

Glukosa dalam darah itu yang kemudian menyebabkan gangguan kesehatan dan disebut diabetes.

Penyakit diabetes sendiri merupakan salah satu komorbid yang rentan Covid-19.

Mereka akan rentan mengalami kesulitan bernapas atau pneumonia, bukan hanya sekadar sesak napas atau batuk.

Penelitian lembaga kesehatan AS, CDC, membuktikan, orang dengan diabetes tipe 2 memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit parah akibat Covid-19.

Selain itu, infeksi lebih serius juga terjadi pada penderita diabetes yang positif Covid-19.

Penyebabnya, diabetes memengaruhi cara kerja sistem kekebalan tubuh sehingga membuat tubuh lebih sulit melawan virus.

Virus corona juga lebih mudah berkembang biak di lingkungan dengan kadar glukosa tinggi, yang merupakan kondisi tubuh yang dialami penderita diabetes.

Diabetes juga membuat tubuh dalam keadaan peradangan tingkat rendah, yang membuat respons penyembuhannya terhadap infeksi menjadi lebih lambat.

Kadar gula darah tinggi dikombinasikan dengan keadaan peradangan yang terus-menerus membuat penderita diabetes jauh lebih sulit untuk pulih dari Covid-19.

Penelitian yang sama juga menyebutkan, orang dengan diabetes yang terinfeksi Covid-19 memiliki 7,3 persen risiko kematian.

Besaran angka ini bahkan lebih tinggi daripada risiko terhadap penderita kanker yang mencapai 5,6 persen.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/02/16/104418520/meninggal-karena-covid-19-dorce-gamalama-sempat-menderita-diabetes

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.