Salin Artikel

Ketahui, 3 Manfaat Daun Ketumbar untuk Kesehatan

KOMPAS.com - Kebanyakan orang mungkin baru mengetahui manfaat biji ketumbar untuk meningkatkan kekebalan tubuh, pencernaan, dan kesehatan jantung.

Padahal, daun ketumbar juga memiliki beragam manfaat kesehatan yang tidak kalah penting seperti bijinya, jika dikonsumsi secara rutin.

Ini bisa menjadi informasi baru bagi beberapa orang yang selama ini hanya menggunakan daun ketumbar sebagai penambah aroma dan rasa pada masakan.

Daun ketumbar atau yang dalam bahasa Spanyol disebut cilantro biasa digunakan dalam masakan Amerika Tengah, Timur Tengah, dan Asia.

Daun ketumbar mengandung folat, potasium, dan mangan sehingga tak ada salahnya menjadikannya sebagai pengobatan.

Untuk lebih jelasnya, simak manfaat-manfaat daun ketumbar yang berikut ini.

1. Sumber nutrisi yang baik

Seperempat cangkir daun ketumbar mentah atau seukuran bola golf mengandung 16 persen nilai harian vitamin K.

Kandungan ini baik bagi kesehatan sebab mendukung kesehatan tulang dan membantu penyembuhan luka.

Selain itu, daun ketumbar juga mengandung lima persen nilai harian vitamin A, dan dua persen nilai harian vitamin C.

Dua vitamin tersebut bertanggung jawab pada fungsi kekebalan tubuh.

2. Mengandung antioksidan

Menurut ulasan tahun 2022 yang diterbitkan dalam jurnal Molecules, daun ketumbar mengandung antioksidan.

Salah satu jenis antioksidan yang terkandung dalam daun ketumbar adalah polifenol yang mampu mengurangi peradangan dan mencegah kerusakan sel.

Dengan begitu, jika mengonsumsi daun ketumbar, kita dapat mencegah penuaan dini dan mengurangi risiko penyakit.

3. Menjaga kesehatan jantung

Daun beserta biji ketumbar telah dipercaya sejak lama untuk mengobati nyeri, peradangan, masalah pencernaan, dan diabetes.

Tinjauan tahun 2022 yang diterbitkan di Molecules memperkirakan daun ketumbar bermanfaat untuk kesehatan kardiovaskular.

Antara lain untuk mengatur tekanan darah dan irama jantung. Para peneliti berteori, dampak ini muncul karena kandungan antioksidan yang tinggi dari daun ketumbar.

Sayangnya dari 18 penelitian yang dinilai, hanya dua yang dilakukan pada manusia.

Jangan sembarangan

Walau memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, tidak semua orang bisa mengonsumsi daun ketumbar.

Pasalnya, 14 persen orang sangat sensitif terhadap bau senyawa dalam daun ketumbar yang disebut aldehida.

Selain itu, jika daun ketumbar dikonsumsi secara mentah dapat menimbulkan risiko kontaminasi bakteri yang seharusnya bisa mati jika dimasak.

Pada tahun 1998 hingga 2017, Food Resource Information Colorado State University mendapati setidaknya 20 wabah bawaan makanan yang berkaitan daun ketumbar.

Hal ini menyebabkan 659 penyakit dan 67 pasien dirawat inap.

Ibu hamil, lansia di atas 65 tahun, atau orang yang memiliki kondisi medis tertentu disarankan berhati-hati terhadap bakteri bawaan makanan ini.

Sedangkan, menurut National Remedies Comprehensive Database, daun ketumbar bisa berdampak kurang baik terhadap obat-obatan tertentu.

Oleh sebab itu, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter atau layanan kesehatan sebelum mengonsumsi daun ketumbar.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/02/18/170445720/ketahui-3-manfaat-daun-ketumbar-untuk-kesehatan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.