Salin Artikel

Agar Anak Selalu Aman, Ketahui Cara Memilih Babysitter yang Tepat

KOMPAS.com - Kesehatan dan kenyamanan anak selalu diprioritaskan oleh orangtua mana pun.

Tak mengherankan jika mereka selalu ingin yang terbaik untuk buah hatinya, termasuk saat memilih pengasuh anak atau babysitter.

Mempercayakan anak kepada babysitter memang gampang-gampang susah.

Pasalnya orangtua tidak hanya mencari orang yang profesional dalam mengasuh anak, tapi juga punya kedekatan emosional yang baik.

Cara memilih babysitter

Agar anak tidak salah asuh, orangtua sebaiknya mengetahui cara memilih babysitter yang tepat.

Dilansir dari Very Well Family, berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan.

1. Amati interaksi anak dengan babysitter

Penting bagi orangtua untuk melihat interaksi antara babysitter dengan anaknya. Carilah babysitter yang pola asuhnya cocok bagi anak agar ia merasa nyaman.

Orangtua sebaiknya juga menanyakan kemampuan yang dimiliki babysitter.

Seorang babysitter yang kompeten tentu dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar kemampuannya.

2. Memastikan kualifikasi babysitter

Periksalah kualifikasi babysitter agar orangtua tidak merasa cemas ketika mempercayakan anak kepadanya.

Babysitter harus mengetahui cara-cara penanganan anak dalam kondisi darurat dan menunjukkan sikap kedewasaan.

Orangtua ada baiknya juga memastikan babysitter memiliki penilaian yang baik dan berakal sehat.

Dengan memastikan hal-hal tersebut orangtua dengan mudah dapat mempercayai anaknya untuk diasuh babysitter.

3. Biaya

Tanyakan kepada babysitter berapa biaya yang dipatok sehingga pengasuhan anak dapat berjalan maksimal.

Mungkin saja biaya mengasuh anak berbeda berdasarkan lokasi, jumlah anak, pengalaman, dan faktor-faktor lainnya.

4. Berikan nomor darurat

Setelah menyewa jasa babysitter, jangan lupa memberikan nomor telepon darurat kepadanya.

Ini bisa menjadi langkah penanganan bagi babysitter jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan pada anak yang diasuhnya.

5. Memberikan catatan khusus

Kondisi kesehatan anak tentu berbeda-beda. Sehingga penting bagi orangtua untuk memberi tahu babysitter mengenai hal tersebut.

Misalnya, soal jam makan dan tidur anak, makanan yang bisa menyebabkan alergi, atau hal-hal yang disukai atau tidak disukai buah hati.

6. Hubungi babysitter untuk memeriksa kondisi anak

Walau orangtua sudah mendapatkan orang yang bisa dipercaya untuk merawat anaknya, mereka tetap tidak boleh abai.

Pastikan untuk menghubungi babysitter secara berkala untuk memastikan kondisi anak dalam keadaan baik-baik saja.

Selain itu, orangtua ada baiknya juga menanyakan kondisi anak ketika sudah tiba di rumah.

Tanyakan secara detail hal sulit apa saja yang dirasakan babysitter saat mengasuh anak mereka.

Seringkali, babysitter berpikir bahwa perilaku anak adalah cerminan dari orangtuanya.

Sehingga, ia merasa sungkan untuk mengakui masalah perilaku pada anak kecuali ditanya oleh orangtuanya.

7. Bertanya kepada anak

Penting juga untuk menanyakan bagaimana pola pengasuhan babysitter kepada anak.

Tujuannya, agar orangtua mengetahui apakah si buah hati nyaman atau tidak ketika diasuh oleh babysitter.

Dengan cara ini, mereka dapat memastikan kesesuaian kompetensi babysitter dalam pengasuhan anak.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/03/01/142633420/agar-anak-selalu-aman-ketahui-cara-memilih-babysitter-yang-tepat

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.