Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Studi Menemukan Anjing bisa Mengurangi Rasa Sakit dan Kecemasan

KOMPAS.com - Kehadiran anjing di tengah-tengah kehidupan pemiliknya memang bisa membuat senang dan nyaman.

Anjing terbukti mampu memahami perkataan, tingkah laku, dan perasaan pemiliknya bahkan ketika bersedih sekalipun.

Sebuah studi yang dilakukan baru-baru ini mendapati temuan lain perihal manfaat memelihara anjing.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal PLOS mengatakan bahwa menghabiskan waktu sekitar 10 menit bersama anjing ternyata dapat membantu mengurangi rasa sakit.

Kenapa bisa?

Untuk membuktikan bahwa kasih sayang dari anjing dapat menyembuhkan penyakit, para peneliti meminta lebih dari 200 pasien sebagai responden studi.

Ratusan pasien di ruang gawat darurat diminta untuk melaporkan tingkat rasa sakit mereka pada skala dari 1 hingga 10, dengan 10 sebagai skala yang tertinggi.

Para pasien kemudian dibagi menjadi 2 kelompok dengan 1 kelompok menghabiskan 10 menit dengan anjing terapi.

Kemudian mereka diminta menilai tingkat rasa sakitnya selama beberapa waktu, sementara kelompok pasien yang lain tidak diberi intervensi untuk rasa sakit mereka.

“Ada penelitian yang menunjukkan bahwa hewan peliharaan adalah bagian penting dari kesehatan kita dengan cara yang berbeda," kata peneliti Colleen Dell.

"Hewan peliharaan memotivasi kami, membangunkan kami, (memberi kami) rutinitas, dan ikatan antara manusia dengan hewan," tambahnya.

Para peneliti mendapati temuan bahwa pasien yang didampingi anjing terapi melaporkan rasa sakit yang lebih rendah secara signifikan setelah 10 menit berinteraksi.

Tetapi, hasil tersebut tidak dirasakan oleh pasien yang tidak didampingi anjing terapi.

Selain itu, para para peneliti juga meminta pasien untuk menilai tingkat kecemasan, depresi, dan kesejahteraannya setelah setuju untuk berpartisipasi dalam penelitian ini.

Hasilnya menunjukkan bahwa ada penurunan kecemasan pada pasien yang didampingi anjing terapi.

Untuk depresi dan kesejahteraan temuannya juga sama, yaitu para pasien melaporkan peningkatan kesejahteraan dan pengurangan depresi setelah bertemu anjing terapi.

Selain menyenangkan dan lucu, para peneliti percaya bahwa anjing terapi dapat mengurangi persepsi rasa sakit sebab berfungsi sebagai pengalih perhatian.

Para peneliti mencatat bahwa dalam studi berbeda yang melibatkan anjing terapi dalam perawatan pasien setelah operasi penggantian sendi dapat menjadi pengalih perhatian dari rasa sakit.

Selain itu, diyakini bahwa membelai hewan peliharaan mampu melepaskan hormon yang bermanfaat untuk membantu mengurangi tingkat stres.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/03/26/171500320/studi-menemukan-anjing-bisa-mengurangi-rasa-sakit-dan-kecemasan

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.