Salin Artikel

7 Facial Paling Ekstrem yang Pernah Dicoba Manusia

Demi mendapatkan tampilan yang menawan, perawatan kecantikan adalah hal yang wajib dilakukan.

Entah itu menggunakan berbagai produk atau menjalani perawatan di klinik kecantikan secara rutin.

Namun, tidak sedikit orang rela melakukan perawatan yang bisa dibilang ekstrem untuk terlihat cantik.

Beberapa perawatan wajah dengan menggunakan siput, sengatan lebah, hingga kotoran burung sudah ada sejak lama.

Pertanyaannya, apakah kamu mau membayar mahal untuk kemudian wajahmu disengat lebah atau ditempeli kotoran burung?

Banyak dari perawatan wajah ekstrem itu diklaim mampu menghidrasi kulit, mengatasi jerawat dan membantu pengelupasan, serta membuat kulit lebih bersinar.

Penasaran apa saja perawatan wajah yang dimaksud? Berikut ulasannya.

1. Facial siput

Beberapa ekor siput yang dibiarkan merayap di wajah termasuk salah satu perawatan kecantikan yang bikin geleng-geleng kepala.

Siput sudah digunakan dalam perawatan kecantikan sejak lama.

Konon, orang Yunani kuno menggunakan lendir siput untuk mengobati gangguan pencernaan, batuk, dan peradangan tubuh.

Di Korea, rutinitas perawatan kulit melibatkan penggunaan lendir siput untuk mendapatkan tampilan wajah yang bersinar.

Lendir yang ditinggalkan oleh siput mengandung asam hialuronat, zat yang dikenal membuat wajah tampak lebih montok dan melawan penuaan.

Selain itu juga, terdapat kandungan enzim glikoprotein, elastin, elemen antimikroba dan peptida yang bermanfaat untuk memproduksi kolagen dan memberikan warna kulit yang lembut dan merata.

Lendir siput membantu melawan bakteri jahat, melindungi dari sinar UV serta menjaga kulit tetap terhidrasi.

Kendati tidak ada bukti ilmiah yang mengklaim manfaat lendir siput, beberapa rutinitas perawatan kulit mengadopsi praktik ini.

Nah, perawatan wajah ini dinamai vampire facial karena wajah kita akan dilumuri darah manusia di seluruh bagian.

Ternyata, Kim Kardashian pernah menjalani facial vampir dan mempopulerkannya di tahun 2013.

Perawatan ini melibatkan mikrodermabrasi, diikuti pengolesan plasma kaya trombosit di atas kulit.

Trombosit membantu meningkatkan pergantian sel, elastin dan kolagen di kulit dan kaya antioksidan dan memiliki kemampuan menghidrasi.

Plasma meratakan warna dan tekstur kulit, menghaluskan garis-garis halus dan kerutan.

Facial ini dikenal dapat mengurangi munculnya bekas luka dan stretch mark, meremajakan area bawah mata, mengencangkan pori-pori, serta mengencangkan kulit.

Pada proses mengekstraksi plasma, darah kita diekstraksi dari lengan bawah dan dimasukkan ke dalam centrifuge untuk memisahkan plasma.

Kemudian, dilakukan prosedur mikrodermabrasi, yakni menyuntikkan plasma dengan jarum mikro.

Hasil dari perawatan wajah ini bisa dilihat dalam waktu 1-2 hari.

Kemungkinan, ada kemerahan pada kulit seperti terbakar sinar matahari. Kondisi ini akan segera mereda, namun kita harus menggunakan krim SPF.

Di samping itu, hindari penggunaan riasan selama melakukan vampire facial.

3. Facial kotoran burung


 

Salah satu perawatan kecantikan paling aneh, facial kotoran burung sudah diterapkan di Jepang selama berabad-abad.

Uguisu no fun, yang berarti kotoran burung, dinilai membantu memecah sel-sel kulit mati dan mengelupas kulit dengan lembut.

Burung warbler semak Jepang dikembangkan untuk diambil kotorannya.

Setelah diberi pakan biji-bijian organik, kotoran burung itu dikumpulkan dan disanitasi di bawah sinar UV.

Kemudian, kotoran tersebut dikeringkan dan digiling menjadi bubuk halus yang dicampur dengan air dan dioleskan sebagai masker wajah.

Kotoran itu kaya akan urea dan enzim yang membuat kulit lebih bercahaya.

Selebritas seperti David dan Victoria Beckham dan Tom Cruise sudah menjalani praktik ini dan mempopulerkannya.

4. Facial racun sengatan lebah

Melihat lebah berkeliaran, pastinya kita akan menghindari serangga itu agar tidak terkena sengatannya.

Lalu apa jadinya jika racun sengatan lebah sengaja disuntikkan ke wajah kita?

Rupanya, Kate Middleton sudah mengikuti praktik perawatan kecantikan ini. Facial racun sengatan lebah membuat penampilan ibu tiga anak itu awet muda.

Memiliki unsur anti-penuaan, facial racun sengatan lebah dianggap sebagai alternatif botox.

Mekanisme praktik ini didasarkan pada cara kulit kita bereaksi terhadap lebah.

Bukan berarti wajah kita akan dikerumuni dan disengat lebah, tetapi hanya menggunakan racun sengatan lebah sebagai komponen utama.

Ketika produk dioleskan, kulit kita akan bereaksi seolah-olah kita tersengat lebah, yang pada akhirnya merangsang aliran darah.

Seiring bertambahnya usia, elastisitas kulit menurun dan terjadi pengurangan kolagen.

Nah, facial racun sengatan lebah ini membantu aliran darah menuju area kulit yang kurang elastis dan membuat area itu menjadi kencang.

Tetapi, disarankan untuk menguji racun sengatan lebah di area kecil guna melihat apakah kita alergi terhadap komponen tersebut atau tidak.

5. Facial api


 

Fire facial, atau perawatan kecantikan dengan membakar wajah menggunakan api mungkin terdengar tidak masuk akal.

Kenyataannya, metode ini relatif populer di salon kecantikan di China dan dikenal sebagai huo liao.

Dalam menerapkan fire facial, terapis menggunakan api untuk meningkatkan produksi sel dan membantu membuat tampilan lebih muda.

Handuk yang direndam dalam ramuan enzim, obat, dan alkohol diletakkan di wajah untuk kemudian dibakar.

Api akan dipadamkan sebelum suhunya menjadi terlalu panas.

Api membantu mempercepat pertumbuhan sel dan mengobati keriput dan kulit kendur, serta membakar lemak pada kulit.

6. Facial kaviar


Bagi yang ingin mencoba perawatan kecantikan aneh, bisa mencoba facial kaviar.

Kaviar atau telur ikan dikenal kaya akan vitamin A, B dan D dan biasanya digunakan dalam krim untuk mengurangi penuaan kulit dan kerutan.

Manfaat kaviar termasuk pembersihan dan pengelupasan kulit untuk membuat kulit sehat dan bebas noda.

Facial kaviar dipercaya dapat merangsang metabolisme dan memperkaya kulit dengan nutrisi.

Prosedur perawatan ini cenderung sederhana. Telur ikan langsung dioleskan ke wajah dan didiamkan untuk mendapat manfaat maksimal.

7. Facial plasenta

Dalam program Keeping Up With The Kardashians, Kim Kardashian pernah mengatakan dirinya memakan plasenta alias ari-ari bayinya setelah melahirkan.

Ide ini terdengar aneh, namun rupanya banyak wanita yang memakan plasenta karena kandungan nutrisi, mineral dan vitamin di dalamnya.

Untuk perawatan wajah dengan menggunakan plasenta, kita tidak perlu memakan plasenta tetapi hanya dioleskan ke bagian wajah.

Pakar perawatan kulit Louise Deschamps menjelaskan facial plasenta domba adalah perawatan yang sangat menghidrasi dan menutrisi kulit.

"Sel induk plasenta domba mencerminkan sel induk manusia," jelas Deschamps, seperti dilaporkan The Hollywood Reporter.

"Ini adalah basis protein yang dekat dengan susunan seluler kita sehingga tubuh dapat menyerap dan mengenali plasenta itu sebagai miliknya."

Facial plasenta diyakini mampu memperlambat tanda-tanda penuaan, meremajakan kulit, mengurangi jerawat dan membuat kulit bercahaya.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/03/30/090000020/7-facial-paling-ekstrem-yang-pernah-dicoba-manusia

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.