Salin Artikel

Koleksi Lego Botanical, Cara Unik Menyegarkan Ruangan

KOMPAS.com - Menyegarkan ruangan yang digunakan untuk beraktivitas sehari-hari bisa dilakukan dengan berbagai cara.

Salah satunya adalah menempatkan tanaman hias di jendela, pinggir meja, atau sudut ruangan.

Akan tetapi, tidak semua orang merasa cocok merawat tanaman hias, bahkan menganggap keberadaan tanaman hias sebagai PR tersendiri di dalam ruangannya.

Hal itu disebabkan tanaman hias memerlukan perawatan khusus, seperti suhu udara yang ideal, kebutuhan akan sinar matahari, dan perlu disirami air.

Kalau kamu adalah orang yang demikian namun ingin memberikan aura hijau di ruangan dengan cara yang praktis, set terbaru dari koleksi Botanical buatan Lego berikut ini dapat menjadi alternatif.

Produsen mainan susun balok asal Denmark tersebut baru saja meluncurkan Lego Orchid dan Lego Succulents.

Lego Orchid dan Lego Succulents dirilis untuk memberikan pengalaman dan kesempatan bagi orang dewasa supaya dapat berkreasi.

Lego dalam keterangan resminya mengatakan bahwa 73% orang dewasa mengaku sering mencari cara untuk menghilangkan stres.

Sementara terdapat lebih dari 72% orang dewasa yang mengungkapkan bermain membantu mereka untuk bersantai.

Lantas, apa saja perbedaan di antara dua set terbaru Lego Botanical tersebut?

Sesuai namanya Lego Orchid dapat dirangkai menjadi bunga anggrek. Menariknya, set ini menampilkan anggrek yang tengah mekar bunganya.

“Bentuk dari set ini terinspirasi dari bunga anggrek asli yang ada di kantor selama proses desain," kata Lead Designer dari Lego Group, Michael Psiaki.

"Jadi kita dapat melihat bagaimana bunga tersebut berubah sesuai musim," tambahnya.

Lego Orchid memiliki enam bunga besar dan dua bunga muda yang dapat disesuaikan untuk membuat sebuah rangkaian.

Keindahan set tersebut dapat dilihat dari mahkotanya yang berwarna putih dengan bagian kepala putih, benang sari, dan kepala sari berwarna merah muda.

Daun dan tangkai anggrek juga disertakan oleh Lego dalam box yang semuanya dibalut warna hijau.

“Tantangan dari membuat set ini adalah membuat pot silinder dari elemen Lego yang menyenangkan untuk dirangkai dan tetap terlihat indah saat dilihat," ujar Psiaki.

Perlu diketahui, Lego Orchid ini memiliki tingi 39 centimeter, panjang 11,5 centimeter, dan lebar 24 centimeter ketika sudah dirakit.

Set terbaru yang dihadirkan Lego untuk memberi keasyikan menyusun permainan balok ini juga bisa dilihat dari Lego Succulents.

“Konon, menyimpan kaktus di dalam ruangan dapat meningkatkan fokus dan kami berharap koleksi ini dapat memberikan rasa yang sama,” ucap Senior Designer di The Lego Group, Anderson Ward Grubb.

Koleksi itu terdiri dari sembilan kaktus dengan warna dan bentuk yang berbeda dan masing-masing dibekali pot.

Lego Succulents dapat dirangkai dan disatukan satu sama lain atau dipajang secara terpisah tergantung musim atau interior desain ruangan sekitar.

Di balik hadirnya Lego Succulents, Grubb mengatakan bahwa Lego ingin koleksi dapat memberikan pengalaman merakit yang santai dan mindful.

"Jadi, membantu orang dewasa beralih dari kehidupan mereka yang sibuk dan yang paling penting dapat berfokus kembali kepada sesuatu yang mereka sukai," kata Grubb.

Untuk detailnya, tinggi Lego Succulents ketika sudah dirakit adalah 13 centimeter dengan lebar dan panjang yang sama, yakni 17 centimeter.

Berapa harganya?

Rencananya Lego Orchid dan Lego Succulents akan tersedia mulai pertengahan bulan Mei dengan harga Rp 919 ribu.

Calon pembeli yang berminat menjadikan ruangannya semakin segar dengan koleksi Lego Botanical itu dapat membelinya di berbagai outlet.

Seperti, Lego Certified Stores, Kidz Station, Toys Kingdom, Toys City, dan juga Lego Official Stores Indonesia di Shopee, Tokopedia, Lazada, dan BliBli.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/04/16/081224820/koleksi-lego-botanical-cara-unik-menyegarkan-ruangan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.