Salin Artikel

4 Alasan Seniman Tato Menolak untuk Menato Seseorang

Kendati demikian, tidak semua seniman tato akan selalu menerima permintaan gambar dari pelanggannya karena berbagai hal.

Seorang seniman tato asal Glasgow, di Skotlandia, Richard Richardson, pun mengatakan bahwa dia tidak selalu meng-iyakan keinginan pelanggannya untuk membuat gambar-gambar tertentu.

Ada pun dia membeberkan sejumlah alasannya sebagai berikut, seperti yang dilansir dari laman Insider.

1. Pelanggan meminta gaya yang bukan spesialisasinya

"Jika pelanggan datang dan meminta tato berwarna, sudah pasti akan saya tolak," terangnya.

"Karena sejujurnya saya tidak pandai mewarnai dan saya tidak akan merasa nyaman dengan itu," sambung dia.

Dia juga mengatakan bahwa orang-orang harus banyak mencari tahu tentang seniman tato dan gaya spesialisasi mereka sebelum memutuskan untuk membuat tato.

Hal-hal ini bisa kita lihat melalui media sosial seniman seperti Instagram untuk menemukan spesialisasi mereka dan apakah desain atau gambarnya cocok dengan kita.

2. Gambarnya tidak disukai oleh sang seniman tato

Beberapa orang mungkin memiliki preferensi tersendiri dalam segi gambar tato, baik itu dilihat dari makna maupun estetikanya.

Namun, menurut Richardson, seorang seniman tato bisa saja menolak keinginan pelanggannya karena tidak suka atau tidak selera dengan gambar yang diajukan.

"Misalnya saja, saya tidak terlalu suka sepak bola. Kemungkinan besar, saya tidak akan menaruh hati dan jiwa saya ke dalam tato sepak bola," ungkapnya.

"Ketika itu tidak sesuai dengan saya, saya merasa bersalah jika mengambilnya. Maka saya hanya akan mengambil sesuatu yang saya sukai saja," tambah dia.

3. Tidak yakin tentang ide tato pelanggannya

Richardson mengatakan bahwa ketika pelanggannya meminta agar nama orang lain ditato pada tubuh mereka, dia akan memastikan mereka yakin bahwa itu yang mereka inginkan sebelum melanjutkan proses menato.

"Saya memiliki nama putri saya di lengan saya. [Nama] orangtua dan anak-anak, boleh saja, tapi selain itu kita tidak pernah tahu," terangnya.

Richardson juga mengatakan bahwa dia akan memeriksa apakah pelanggannya yakin tentang tato yang dibuat, tapi dia tidak akan melakukannya dengan cara "kasar" yang akan menyinggung.

"Saya pernah memiliki pelanggan yang menginginkan tato nama pacar di pergelangan tangan dan saya tahu dia tidak yakin," katanya.

"Jadi akhirnya saya menempelkan stensil pada yang bisa dilepas dan melihat bagaimana dia menyukainya."

"Kalau dia memang suka, maka dia bisa kembali lagi untuk benar-benar menato nama pacarnya," ujar dia.

4. Tidak ingin meniru desain seniman lain

Menurut Richardson, pelanggan seharusnya tidak mengharapkan seniman tato memberikan mereka tato yang sama dengan yang mereka lihat pada orang lain secara online.

Dia mengatakan bahwa jika pelanggan ingin menyalin tato orang lain, dia akan mendesain ulang untuk membuatnya lebih berbeda dan unik.

Richardson juga menambahkan bahwa pelanggan harus datang dengan konsep yang lebih kreatif agar seniman dapat bekerja untuk membuat tato asli.

"Dan kemudian kita akan menjadi satu-satunya orang yang pernah memakai tato tersebut," imbuh dia.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/04/30/194507420/4-alasan-seniman-tato-menolak-untuk-menato-seseorang

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.