Salin Artikel

5 Cara Menjadi Orangtua yang Bahagia, Sudah Tahu?

Tapi, perasaan itu tidak akan bertahan lama sebab merawat dan membesarkan anak adalah tantangan besar.

Beberapa orangtua lambat laun mengalami stres bahkan merasa terbebani dengan kehadiran anak.

Perasaan tersebut kemudian membuat mereka menjadi tidak bahagia.

Cara menjadi orangtua yang bahagia

Kebahagiaan orangtua adalah berkah bagi anak.

Jadi seberat-beratnya tugas membesarkan anak, orangtua harus mengusahakan kebahagiaan dirinya sendiri.

Tapi, bagaimana caranya?

Orangtua dapat memiliki perasaan tersebut dengan mengajari anak dalam melakukan tugas dasar sehari-hari.

Demikian saran yang diberikan oleh jurnalis sekaligus penulis buku "How to Be a Happier Parent", KJ Dell'Antonia.

Baginya, cara tersebut adalah salah satu hal paling sederhana yang dapat dilakukan orangtua untuk meningkatkan kebahagiaan.

"Orangtua biasanya lebih bahagia ketika beralih saat anaknya masih muda untuk memotivasi kemandirian saat sudah besar," katanya.

Ia mengatakan, ketika anak sudah tahu apa yang harus dilakukan, ini akan menumbuhkan rasa ketergantungan dan kepercayaan diri.

Membesarkan anak hingga mampu mandiri membuat orang tua lebih senang karena mereka perlu mengomel.

2. Bernapas bersama

Bernapas yang fokus sudah terbukti dapat meredakan stres, membantu memperlambat detak jantung, dan menstabilkan tekanan darah.

Penelitian juga menunjukkan mengambil napas dalam-dalam yang terfokus dapat menurunkan gairah fisiologis anak.

Hal tersebut terungkap dalam studi yang dipublikasikan di Stanford Graduate School of Education pada tahun 2021.

Supaya manfaat bernapas bisa dirasakan, orangtua dan anak bisa mencoba trik "three-breath hug".

Seperti yang dikatakan oleh seorang pelatih pemberdayaan wanita dan psikoterapis, Shonda Moralis.

Trik itu dapat dilakukan dengan memeluk erat satu sama lain, lalu ambil tiga napas perlahan masuk dan keluar bersama-sama.

“Ini bisa sangat menenangkan di tengah kehancuran,” kata Moralis, penulis.

"Ini juga memiliki manfaat tambahan untuk membina kedekatan fisik, membantu melepaskan hormon yang kuat seperti oksitosin."

3. Hati-hati menggunakan teknologi

Teknologi memang memudahkan orangtua untuk mencari saran pola pengasuhan anak yang tepat.

Tapi, lebih banyak mudaratnya bagi orangtua apabila teknologi tidak dikendalikan dengan baik.

Laporan Pew tahun 2020 menemukan lebih dari separuh orangtua menghabiskan terlalu banyak waktu dengan ponsel pintar.

Sementara hampir 70 persen mengatakan mereka merasa terganggu oleh ponsel pintar ketika menghabiskan waktu bersama anak.

Media sosial, khususnya, dapat membuat orangtua merasa terganggu. Dan, ada hubungan antara gejala depresi pada orangtua muda dengan media sosial.

Fakta itu terungkap dalam studi yang dipublikasikan melalui SpringerLink pada tahun 2020.

4. Family time

Waktu adalah hal yang penting bagi orangtua dan anak.

Jadi, orangtua jangan mengorbankan waktu yang ada untuk sibuk bekerja.

Alasannya, anak senang mendapatkan perhatian dari orangtuanya.

Orangtua yang memprioritaskan waktu bagi anak akan melihat perbedaan besar dalam sikap buah hatinya secara keseluruhan.

"Berapa banyak waktu berkualitas untuk bersenang-senang dan menikmati kebersamaan dengan anak untuk melakukan aktivitas bersama?" tanya psikolog klinis, Claire Nicogossian.

Waktu dengan anak sebaiknya juga ditambah. Bila biasanya hanya lima menit, tambahlah menjadi sepuluh menit.

5. Tidur lebih lama

Waktu tidur orangtua mungkin akan terganggu ketika anaknya masih berusia belia.

Itu normal karena orangtua biasa terjaga di malam hari demi menemani anaknya hingga benar-benar terlelap.

Studi dari University of Warwick, Inggris bahkan menunjukkan orangtua tidak tidur nyenyak setidaknya selama enam tahun setelah bayinya lahir.

Meski begitu, orangtua harus memperhatikan durasi tidurnya karena ini baik untuk kemampuan dan kesehatan mentalnya.

Orang yang tidur di bawah enam jam semalam 2 1/2 kali lebih mungkin mengalami tekanan mental daripada yang tidur lebih dari enam jam semalam.

Untuk mencegah hal itu, aturlah waktu dengan pasangan untuk menjaga anak. Tambahlah juga waktu tidur walau cuma sedikit.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/05/06/182604820/5-cara-menjadi-orangtua-yang-bahagia-sudah-tahu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.