Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Zoomies pada Anjing, Apa Penyebabnya?

KOMPAS.com - Jika kita adalah pecinta atau pemilik anjing, pasti pernah melihat anjing mendadak memiliki energi luar biasa, membuatnya mampu berlari dengan kecepatan penuh layaknya seorang atlet olimpiade.

Nah, perilaku ini rupanya memiliki sebutan, yaitu “zoomies” atau ledakan energi mendadak yang biasa terjadi pada seekor anjing.

Dikutip dari Purina, zoomies ini memiliki nama ilmiah, yatu ‘Frenetic Random Activity Periods’ atau FRAP.

Saat mengalami zoomies, biasanya anjing akan terlihat hiperaktif, mulai dari berlari berputar-putar, mengejar ekornya sendiri, atau lari mengelilingi rumah dan taman.

Biasanya, zoomies ini tidak berlangsung lama dan akan berakhir selang beberapa menit setelah ledakan energi itu muncul. Anjing kita pun akan merasa lelah karenanya.

Apa penyebab zoomies?

Purina memaparkan bahwa zoomies umumnya disebabkan oleh penumpukan energi berlebih yang dilepaskan dalam satu waktu singkat.

Namun tak perlu khawatir, zoomies adalah perilaku alamiah anjing dan frekuensinya akan semakin berkurang seiring pertumbuhannya.

Kendati demikian, bukan berarti FRAP akan berhenti sepenuhnya, Sebab, banyak anjing tua yang masih mengalaminya.

Kapan zoomies terjadi?

Zoomies bisa terjadi di waktu-waktu berikut, yaitu:

Jadi, jika dianggap membahayakan, kita bisa mengarahkan anjing ke luar rumah atau area dengan karpet.

Lalu, terkadang anjing akan sangat bersemangat saat kita mengajaknya berjalan-jalan. Ini bisa menimbulkan zoomies dan membuat tali kekang terlepas. Tak jarang, pemilik anjing dibuat panik karena berpikir kalau anjingnya kabur.

Nah, jika ini terjadi, hal terpenting yang perlu dilakukan adalah tidak mengejar anjing. Sebab, anjing bisa menganggapnya sebagai permainan, dan kita menemaninya melakukan permainan itu.

Lebih baik, berlarilah ke arah berlawanan dan biasakan untuk membawa camilan. Jadi saat anjing berlari ke arah kita, berikan camilan itu.

Dengan ini, anjing akan datang menghampiri kita di kemudian hari.

Selain itu, kita juga bisa memasang tali kekang dengan tali yang panjang agar tetap aman namun bisa berlarian dengan mudah. Ini sangat cocok bagi anjing yang sering “kabur.”

Lalu jika zoomies terasa sering terjadi, kemungkinan itu merupakan tanda anjing memerlukan lebih banyak olahraga.

Jadi, cobalah untuk mengajak anjing jalan-jalan untuk waktu yang lebih lama dan memberinya mainan untuk menstimulasi mental, seperti puzzle dan snuffle mat.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/05/25/083807020/zoomies-pada-anjing-apa-penyebabnya

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.