Salin Artikel

Menurut Ahli, Begini Cara Menyisir Rambut agar Bebas Rusak dan Kusut

KOMPAS.com - Walau terlihat sederhana, aktivitas menyisir rambut seringkali merepotkan banyak orang, terutama bagi mereka yang berambut panjang.

Alasannya adalah rambut berisiko rusak dan kering apabila disisir dengan alat dan pada waktu yang tidak tepat.

Hal tersebut tentu menyebabkan kondisi rambut tidak sehat dan waktu menatanya menjadi lebih lama dan melelahkan.

Nah, supaya hal itu tidak terjadi dan kita tidak risih dengan rambut kusut, para ahli lantas membeberkan sejumlah cara menyisir yang tepat.

Untuk kamu yang penasaran dengan langkah-langkahnya, simak penjelasannya berikut ini.

1. Pilih sisir yang tepat

Memilih sisir yang tepat supaya rambut rapi sangatlah penting. Karena pilihan yang salah dapat menyebabkan rambut kusut.

Misalnya, dengan menghindari sisir boar bristle yang dapat menyebabkan rambut kusut, meski punya manfaat menghaluskan helaian rambut.

Penata rambut selebriti dan pendiri SL Raw Virgin Hair, LeAna McKnight, menyarankan agar sisir jenis itu tidak digunakan ketika rambut masih basah.

Sebagai gantinya, ia lebih merekomendasikan sisir berjenis paddle atau denman untuk menghilangkan kusut.

Tapi, kedua jenis sisir tersebut dikatakan McKnight kurang cocok untuk menata rambut.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya ketika memilih sisir adalah memperhatikan tekstur dan kekuatan rambut.

Karena kemungkinan rambut yang halus menjadi mudah patah bisa terjadi. Makanya, sisir berbulu lembut lebih disarankan ketimbang jenis lainnya.

Aturan main yang sama juga berlaku bagi rambut yang tebal. Karena jenis rambut ini memerlukan sisir yang kuat.

Demikian penjelasan yang disampaikan CEO It's A 10 Haircare, Carolyn Aronson.

2. Lakukan trik khusus

Pangkal rambut memang perlu dirapikan. Tapi, jangan lupakan juga bagian helai rambut.

Dalam hal ini, penata rambut berlisensi Brittany Johnson memberikan cara yang bisa kita ikuti.

“Bagi rambut menjadi empat bagian dan gunting bagian yang tidak berguna,” sarannya.

Cara itu menurut Johnson dapat menghemat waktu dan tenaga untuk membantu mengurai untaian rambut.

Di sisi lain, rambut yang bebas kusut juga bisa diwujudkan dengan menambahkan krim atau minyak styling.

Dua bahan tersebut dibutuhkan saat menyisir rambut untuk memberikan kelembapan dan meminimalkan kerusakan.

3. Jangan menyisir secara berlebihan

Banyak orang tentu menginginkan rambutnya cepat lurus supaya mudah ditata.

Tidak mengherankan bila mereka terus-menerus menyisir rambutnya secara berlebihan.

Sayangnya cara itu lebih baik dihindari karena menyebabkan rambut rontok, rusak, bahkan mengalami penipisan.

Akan tetapi, jangan biarkan juga membiarkan rambut secara kusut selama berhari-hari.

4. Tentukan waktu menyisir

Johnson mengatakan bahwa teknik menyikat rambut memang bervariasi menurut jenis dan tekstur rambut.

Tapi, yang tidak kalah pentingnya adalah menyisir rambut dengan menyesuaikan tingkat kelembapannya.

Untuk orang-orang yang berambut ikal dan keriting, mereka disarankan menghindari penyirisan saat rambutnya kering.

Kalau rambut telanjur kusut, cobalah untuk menguraikannya dengan jari sebelum menggunakan sisir wide tooth comb atau sisir antikusut lainnya.

Sementara mereka yang rambutnya lurus disarankan menyisir dalam kondisi kering.

Alasannya adalah rambut lurus yang disisir ketika basah justru rentan mengalami kerusakan.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/05/28/152319220/menurut-ahli-begini-cara-menyisir-rambut-agar-bebas-rusak-dan-kusut

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.