Salin Artikel

8 Cara Menjaga Kualitas Udara Rumah agar Bersih

KOMPAS.com - Jangan 100 persen percaya bahwa udara di rumah kita bersih. Karena debu maupun bakteri tak kasat mata bisa saja tertinggal dan mengganggu kesehatan.

Terlebih voltile organic compound atau VOC di dalam rumah yang berasal dari cat, perabot, atau deterjen juga berpotensi mendatangkan masalah.

Mulai dari mengiritasi kulit, mata, saluran pernapasan, bahkan yang paling parah dapat mengakibatkan kanker.

Nah, supaya kita tinggal dengan nyaman dan bebas dari risiko gangguan kesehatan tersebut maka udara rumah harus dijaga kebersihannya.

Lantas, bagaimana cara-caranya?

1. Buka jendela

Cara paling sederhana untuk meningkatkan kualitas udara rumah setiap hari adalah membiarkan udara masuk dari luar.

Saran tersebut diberikan oleh arsitek asal New York, AS, Alan Barlis.

Cara itu boleh dilakukan pada rumah yang dibangun dengan sistem ventilasi yang mengalirkan udara langsung ke luar ruangan.

Khusus untuk rumah yang memanfaatkan circulating fans, biarkan jendela terdekat terbuka selagi perangkat ini bekerja.

Selain itu, gosok pula filter dan bersihkan bagian luar circulating fans setiap enam bulan.

2. Nyalakan air purifier

Air purifier cocok digunakan untuk rumah dengan saluran udara terpusat. Alat ini dapat menangkap hingga 99 persen partikel, seperti serbuk sari dan bulu.

Jika berminat menggunakannya, kita disarankan membeli air purifier dengan rating minimum efficiency reporting value alias MERV-13 atau lebih.

Khusus rumah yang tidak memiliki saluran udara terpusat, alat penyaring udara dengan HEPA alias high-efficiency particulate absorbing bisa dipilih.

Perangkat tersebut efektif di dalam ruangan, meskipun tidak atas seluruh rumah.

Tempatkan satu air purifier di mana kita sering menghabiskan sebagian besar waktu di rumah, seperti kamar tidur atau ruang tamu.

3. Bersihkan debu

Rumah bergaya modern sebaiknya dibersihkan dari debu sekali seminggu. Sementara rumah yang sudah tua setidaknya dua kali seminggu.

Alasannya adalah kotoran menumpuk lebih cepat di bangunan tua dan yang berventilasi buruk.

Saat mengelap perabot atau kaca gunakanlah lap basah supaya debu terseka dengan baik. Namun, untuk barang antik atau kayu sebaiknya pakai micro fiber.

Bagian lain yang tidak boleh dilewatkan saat membersihkan debu di rumah adalah anak tangga, shower, atau rak lemari.

4. Cuci handuk dan keset

Keringkan handuk dengan baik setelah setiap kali digunakan. Jangan sampai jamur berkembang biak karena handuk selalu basah.

Jika tidak, cuci handuk dengan mesin cuci setiap tiga hari atau lebih. Bersihkan juga karpet dan cuci sesuai label panduan penggunaan.

5. Bersihkan lantai

Wakil Presiden bidang Indoor Environmental Quality Clark Seif Clark, Derrick A. Denis, mengatakan, cara lain menjaga kebersihakn udara rumah adalah membersihkan lantai.

Ia mengatakan, gravitasi menyebabkan partikel kecil tertarik ke bawah dan rentan beterbangan jika dbersihkan hanya menggunakan sapu.

Lebih baik, katanya, jika lantai dibersihkan dengan pel berpegangan teleskopik setidaknya seminggu sekali untuk menjangkau titik yang sempit.

6. Pakai vacum

Untuk membersihkan karpet dan jok, gunakan vacum yang dilengkapi dengan filter HEPA supaya 99,97 persen debu terhisap dan tidak beterbangan lagi ke udara.

Bersihkan furniture dan sepanjang rak dengan sikat kecil lalu sedot debu yang jatuh ke lantai, terutama di karpet.

7. Cuci kain linen

Kain linen yang biasa digunakan sebagai seprai maupun taplak sebaiknya rutin dibersihkan.

Terutama seprai dan sarung bantal yang menjadi tempat menempelnya sel-sel kulit yang mengelupas saat tidur.

Hal tersebut penting diperhatikan karena sel kulit mati akan dimakan oleh tungau dan hewan berukuran kecil ini dapat memicu alergi.

Tungau memang suka bersarang di kamar tidur karena suhunya cenderung hangat dan lembap.

Selain itu simpanlah bantal yang tidak digunakan ke dalam lemari dan sebaiknya tidak memakai bantal sofa.

Jangan lupa cuci bantal sebanyak dua kali, satu kali dengan deterjen dan berikutnya tanpa deterjen.

Setelahnya masukkan bantal ke mesin pengering beserta bola tenis agar dapat mengembang saat dikeringkan.

8. Gorden

Bagian terakhir yang tidak boleh dilewatkan saat membersihkan udara rumah adalah gorden.

Ya, penutup jendela ini memang menjadi tempat berkumpulnya debu jadi harus rutin dibersihkan.

Gorden sebenarnya dapat dibersihkan dengan vacum atau cukup menggunakan kain basah.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/06/27/111821220/8-cara-menjaga-kualitas-udara-rumah-agar-bersih

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.