Salin Artikel

Mengenal 5 Tipe Bipolar, Beda Gejala dan Suasana Hati

Pengidap bipolar mengalami periode emosi yang luar biasa intens, perubahan energi dan tingkat aktivitas, dan perilaku yang tidak seperti biasanya.

Periode yang berbeda ini disebut mood episode, yang terdiri dari tiga jenis:

  • Manic episode: Fase yang dikabarkan sempat dialami Marshanda ini membuat seseorang merasa sangat bersemangat, bahagia, marah atau bahkan tersinggung. Kondisi ini membuat kita merasa memiliki energi yang berlimpah dan bisa berjalan selama seminggu.
  • Hipomanik: Episode manik yang kurang parah disebut hipomania. Episode hipomanik juga lebih pendek daripada episode manik karena biasanya hanya berlangsung beberapa hari.
  • Depresi: Episode depresi mayor adalah periode setidaknya dua minggu di mana seseorang mengalami lima atau lebih gejala depresi hampir setiap hari, hampir sepanjang hari.

Beberapa penderita bipolar bahkan dapat mengalami gejala depresi dan mania secara bersamaan (atau satu demi satu) yang disebut episode campuran.

Berbagai jenis bipolar, tergantung gejalanya

Seiring dengan meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental, semakin banyak orang yang paham soal penyakit bipolar.

Namun tak banyak yang menyadari jika gangguan mental ini memiliki lima jenis yang berbeda, menurut American Psychiatric Association (APA),

Setiap jenisnya ditentukan oleh kehadiran, jenis, frekuensi, dan intensitas suasana hati penderitanya.

Berikut ulasannya,

Bipolar tipe 1

Seseorang didagnosis sebagai penderita bipolar tipe 1 jika mengalami mengalami satu atau lebih manic episode secara bersamaan.

Episode ini berlangsung setidaknya tujuh hari atau sangat parah sehingga harus segera dirawat di rumah sakit.

Bipolar tipe II

Bipolar tipe II bukan berarti lebih ringan karena mengacu pada kondisi psikologis yang berbeda.

Ini ditandai dengan adanya episode hipomanik dan depresi namun tidak pernah mengalami manic episode yang parah.

Kondisi ini berupa gangguan mood yang dianggap sebagai bentuk gangguan bipolar yang lebih ringan dan kronis.

Tidak seperti bipolar tipe I dan II, pasang surut siklotimia tidak cukup parah untuk memenuhi kriteria episode manik atau depresi berat.

Namun, berbagai gejalanya bisa muncul selama setidaknya dua tahun tanpa periode bebas gejala selama lebih dari dua bulan.

Perubahan suasana hatinya memang tidak terlalu eksrem dibandingkan bipolar lain amun tetap dapat mengganggu aktivitas dan menjadi faktor pemicu jenis lainnya.

Bipolar tertentu dan gangguan terkait lainnya

Jenis bipolar ini merupakan kondisi ketika kita memiliki gejala seperti manic episode atau depresi namun tidak cocok dengan kategori bipolar apa pun.

Misalnya ketika kita dapat dengan cepat beralih antara episode manik dan depresi atau mengalami episode hipomanik tanpa depresi.

Bipolar dan gangguan terkait yang tidak ditentukan

Tipe gangguan ini mirip dengan jenis bipolar sebelumnya namun ditetapkan ketika informasi media yang didapatkan tidak cukup detail.

Gejala dan keluhan yang disampaikan tidak cukup mendalam untuk membuat diagnosis tertentu meskipun kita tetap membutuhkan perawatan psikologis yang tepat.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/06/28/133000920/mengenal-5-tipe-bipolar-beda-gejala-dan-suasana-hati

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.