Salin Artikel

Arnold Schwarzenegger Buang Air Besar di Celana Saat Bintangi Predator

KOMPAS.com - Selalu ada kisah unik di balik produksi film. Seperti dialami aktor kawakan Arnold Schwarzenegger saat membintangi Predator (1987).

Film garapan John McTiernan itu mengisahkan perjuangan Arnold dan timnya menyelamatkan sandera dari gerilyawan di Amerika Tengah.

Namun usahanya mendapat halangan dari makhluk luar angkasa yang ternyata memburu pasukan penyelamat di tengah hutan.

Arnold yang memerankan Major Alan "Dutch" Schaefer memang terlihat macho kala menenteng senjata di sepanjang film.

Itu juga disebabkan oleh postur kekar Arnie -sapaan akrabnya- yang merupakan seorang binaragawan.

Tetapi siapa sangka di balik adegan-adegan heroik Arnold, mantan Gubernur California ini punya kisah yang menggelitik.

Ia mengaku pernah buang ari besar di celana ketika Predator masih diproduksi. Bagaimana bisa?

Kisah memalukan sekaligus lucu tersebut diungkap oleh Arnold di Beyond Fest tahun 2017 yang lalu.

Arnold mengatakan, saat berada di Meksiko untuk produksi Predator, ia memilih berlari sekitar 8 kilometer.

Arnold memang mempunyai perhatian lebih terhadap kesehatan dirinya sendiri.

Meski begitu, ia tidak memperhatikan kondisinya yang mengalami gangguan pencernaan.

"Ketika Anda berada di Meksiko, Anda makan hal yang salah, dan mau tidak mau kotorannya mau keluar," kata Arnold.

"Jadi saya lari pagi dan tiba-tiba saya mulai muntah," sambung dia.

Setelah makanan keluar dari mulutnya, aktor berusia 74 tahun tersebut masih nekat berlari.

Dan, berawal dari kenekatannya tersebut sebuah "bencana" menimpa dirinya.

"Kemudian tiba-tiba keluar dari sisi lain (buang air besar). Jadi saya harus cepat lari ke sisi jalan dan menarik celana saya ke bawah," ungkap dia.

"Saya katakan, saya dalam masalah besar hari itu. Jadi bukan delapan kilometer hari itu, jauh, jauh lebih sedikit dari itu (rasanya)," kenang dia.

Pengalaman tidak mengenakan Arnold sebenarnya tidak bisa dilepaskan dari syok hipovolemik.

Gangguan kesehatan tersebut disebabkkan oleh kurangnya darah dan cairan tubuh.

Akibatnya terjadi ketidakmampuan jantung untuk mengalirkan darah ke semua organ tubuh.

Syok hipovolemik dapat mengakibatkan dehidrasi berat, bahkan muntah dan diare seperti yang dirasakan Arnold.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/07/01/150916720/arnold-schwarzenegger-buang-air-besar-di-celana-saat-bintangi-predator

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.