Salin Artikel

Anak Perlu Dididik Gunakan "Interactive Learning", Apa Itu?

KOMPAS.com - Anak sebaiknya diajar menggunakan menggunakan interactive learning selama proses tumbuh-kembangnya.

Interactive learning merupakan metode pembelajaran yang menitikberatkan interaksi antara guru maupun orangtua dengan anak.

Metode tersebut penting untuk diterapkan supaya anak merasa lebih terlibat dan rasa keingintahuannya tumbuh selama proses belajar.

"Rasa nyaman anak (juga diperlukan). Karena kalau takut dan tertahan nanti (proses belajar) nggak lancar."

Hal itu dikatakan psikolog anak, Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Psi, dalam Peluncuran Kembali PAUD Generasi Maju Taman Pintar Yogyakarta, Jumat (1/7/2022).

Pentingnya interactive learning

Selain yang sudah disebutkan, Gamayanti menyebut interactive learning punya manfaat lain yang tidak kalah pentingnya bagi anak.

Salah satunya adalah memperkuat memori si kecil supaya mereka lebih mampu mengingat materi apa saja yang sudah dipelajari.

Gamayanti mengingatkan bahwa pentingnya interactive learning juga terletak pada peran guru maupun orangtua sebagai pengajar.

Pasalnya mereka yang memegang kunci keberhasilan dalam proses pembelajaran anak.

Gamayanti menyampaikan, guru dan orangtua sebaiknya memberikan contoh kepada anak terlebih dahulu.

Dengan begitu anak memiliki panutan, bimbingan, dan arahan ketika masa bermain.

"Guru dan orangtua itu perlu berdiri di depan untuk memberikan contoh atau teladan kemudian bersama-sama berinteraksi dengan anak," ujarnya.

"Kalau pun dari belakang juga memberikan dorongan, memberikan satu pelajaran yang sangat bagus," tambah Gamayanti.

Ia menjelaskan, interactive learning dapat diajarkan kepada anak melalui pembelajaran yang melibatkan lingkungan.

Di sini, Gamayanti menyarankan guru dan orangtua untu mengajari anak tentang kebijaksanaan alam.

Misalnya memberi tahu si buah hati apa itu matahari, bulan, tanah, dan angin serta masing-masing manfaatnya bagi kehidupan manusia.

Jangan lupa latih kepekaan anak

Mendidik anak menggunakan interactive learning memang penting. Tapi, anak juga wajib dilatih rasa kepekaannya.

Hal tersebut perlu diingat oleh guru maupun orangtua supaya anak tidak sekadar pintar secara keilmuan tapi juga memiliki kepekaan yang baik.

Gamayanti menerangkan bahwa kombinasi antara kemampuan menyerap ilmu dan kepekaan menjadikan anak seimbang.

Nantinya, kedua faktor itu akan berkaitan dengan beberapa aspek perkembangan anak, yang meliputi kognitif atau kemampuan berpikir, emosi, sosial, berbahasa, dan motorik.

Aspek perkembangan anak yang sudah disebutkan, dikatakan Gamayanti bisa memicu kemampuan anak untuk muncul.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/07/02/100000520/anak-perlu-dididik-gunakan-interactive-learning-apa-itu-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.