Salin Artikel

Bikin Boneka Jane Goodall, Barbie Andalkan Plastik Daur Ulang

KOMPAS.com - Produsen mainan anak asal AS, Mattel, kembali merilis figur terbaru untuk boneka Barbie-nya.

Kali ini giliran ahli primata sekaligus antropolog asal Inggris, Jane Goodall, yang dijadikan inspirasi.

Lahirnya boneka Barbie Goodall merupakan hasil kerja sama Jane Goodall Institute dengan Mattel.

Keduanya memasukkan figur tersebut ke dalam 2020 Barbie Career of The Year Eco-Leadership Team.

Itu merupakan satu set boneka Barbie yang mencakup ilmuwan konservasi, insinyur energi terbarukan, dan advokat lingkungan.

Terbuat dari sampah plastik

Mengingat Goodall merupakan tokoh lingkungan, Mattel selaku produsen memasukkan unsur keberlanjutan pada boneka Barbie-nya.

Caranya adalah memproduksi boneka Barbie Goodall dengan bahan plastik daur ulang.

Sampah plastik didapat dari saluran air pada wilayah yang tidak memiliki sistem pengumpulan sampah.

Mattel juga mengatakan, boneka terbarunya telah disertifikasi netral karbon oleh Climate Impact Partners.

Hal itu merupakan tekad Mattel mencapai 100 persen bahan plastik daur ulang, dapat didaur ulang, dan bioplastik di semua produk dan kemasan pada tahun 2030.

Demikian bunyi pernyataan resmi Mattel dalam keterangan resminya yang dipublikasikan baru-baru ini.

"Anak-anak membutuhkan lebih banyak panutan seperti Dr. Jane Goodall," kata Wakil Presiden Eksekutif Mattel, Lisa McKnight.

"Kami berharap koleksi ini dan penghormatan kepada pelopor terobosan bagi wanita dalam sains dan konservasi."

"(Supaya) menginspirasi anak-anak untuk belajar lebih banyak tentang pelestarian alam. Bagaimana mereka melindungi planet ini dan memerankan cerita berkelanjutan melalui permainan boneka," tambahnya.

Momen tersebut juga terjadi menjelang Hari Simpanse Sedunia yang diperingati setiap tanggal 14 Juli.

"Sepanjang karier, saya ingin membantu menginspirasi anak-anak untuk penasaran dan menjelajahi dunia di sekitar mereka," ujar Goodall dalam sebuah pernyataan.

"Seperti yang saya lakukan ketika saya pertama kali bepergian ke Tanzania 62 tahun yang lalu," sambung peneliti berusia 88 tahun itu.

Di sisi lain, Goodall juga mengungkapkan rasa senangnya dapat bekerja sama dengan Barbie.

"Saya (juga) senang mendorong anak-anak kecil untuk belajar dari lingkungannya dan merasakan bahwa mereka dapat membuat perbedaan," imbuhnya.

Dirilis dengan boneka simpanse

Sosok Goodall dalam wujud Barbie turut dibarengi dengan beberapa aksesoris, seperti kemeja dan celana pendek krem, buku, biru, dan teropong.

Selain itu, Mattel turut menambahkan figur David Greybeard, simpanse yang menjadi bahan penelitian Goodall untuk pembuatan makalahnya.

Setelah rilis, satu set boneka Barbie Goodall dibanderol oleh Mattel seharga Rp 820 ribu.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/07/17/171441220/bikin-boneka-jane-goodall-barbie-andalkan-plastik-daur-ulang

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.