Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

10 Mitos Seputar Mimpi Basah ketika Anak Laki-laki Pubertas

KOMPAS.com - Ada berbagai tanda yang mengiringi anak laki-laki sepanjang mereka puber. Salah satunya adalah mimpi basah.

Mimpi basah merupakan ejakulasi atau keluarnya sperma (air mani) dari penis ketika anak laki-laki yang puber sedang tertidur.

Biasanya anak laki-laki mengetahui bahwa dirinya mengalami mimpi basah ketika celana, kasur, atau piyamanya menjadi basah di pagi hari.

Meski mimpi basah bukanlah gejala gangguan kesuburan, ada beberapa fakta seputar mimpi basah yang belum banyak diketahui.

Kira-kira, ada apa saja?

10 mitos seputar mimpi basah

Dilansir di laman Medical News Today, ada 10 mitos seputar mimpi basah yang perlu dipastikan kebenarannya. Simak yang berikut ini.

1. Mimpi basah mengurangi jumlah sperma

Tidak sedikit anak laki-laki termasuk orangtua yang mengira jumlah sperma berkurang setelah mimpi basah.

Padahal, yang sebenarnya mimpi basah tidak mengurangi jumlah sperma pada anak laki-laki.

Mimpi basah merupakan cara bagi testis -organ pada sistem reproduksi laki-laki- untuk mengeluarkan sperma yang sudah lama.

Dengan begitu mimpi basah membantu pembentukan alami sperma yang baru di dalam tubuh anak laki-laki.

Namun, mitos yang mengatakan mimpi basah menyebabkan anak laki-laki rentan terhadap pilek atau infeksi tidaklah benar.

Perlu diketahui bahwa mitos seperti itu tidak mempunyai dasar dan fakta untuk dibuktikan.

Sebaliknya, mimpi basah malah membantu mengurangi kelebihan sperma pada testis.

Pada gilirannya mimpi basah menjadi fungsi yang menyehatkan untuk sistem reproduksi pria.

3. Mimpi basah merupakan tanda penyakit

Mitos yang perlu dibantah lainnya adalah mimpi basah merupakan tanda datangnya penyakit.

Berkebalikan dengan hal itu, mimpi basah sebenarnya normal terjadi dan menandakan fungsi seksual yang sehat.

4. Tidur terkurap menyebabkan mimpi basah

Studi yang diterbitkan di American Psychological Association tahun 2012 menyebut tidur tengkurap memungkinkan mimpi seksual terjadi.

Sayangnya bukti dari studi itu masih terbatas dan diperlukan kajian lebih lanjut untuk menentukan posisi tidur benar-benar menyebabkan mimpi basah.

Akan tetapi mimpi basah pada wanita dapat menyebabkan orgasme dan sekresi vagina.

Dalam hal ini anak laki-laki rentan mengalami mimpi basah karena secara alami mereka ereksi dalam semalam.

6. Mimpi basah dialami semua anak laki-laki

Meski menjadi tanda anak laki-laki puber, sayangnya tidak semua dari mereka mengalami mimpi basah.

Mimpi basah merupakan reaksi yang lumrah terjadi pada anak laki-laki maupun perempuan dan tidak dapat dikendalikan.

Ketika mereka mengalami mimpi basah, seharunsnya kejadian ini tidak perlu disembunyikan apalagi merasa takut mengakuinya karena malu.

Meski begitu, setiap anak laki-laki dapat mengalami hal yang berbeda seputar mimpi basah, seperti:

  • Tidak pernah mengalami mimpi basah
  • Jarang mengalami mimpi basah secara sporadis ketika remaja
  • Beberapa kali mengalami mimpi basah ketika remaja, tetapi tidak terulang ketika dewasa
  • Mimpi basah secara terarut atau sporadis sepanjang hidup.

7. Mimpi basah mengecilkan penis

Penis bersama testis dan skrotum (kantung yang menggantung di pangkal penis) dapat membesar selama anak laki-laki puber.

Namun, mitos yang mengatakan penis bisa mengecil karena mimpi basah merupakan anggapan yang keliru.

Untuk diingat bahwa tidak ada penyakit atau kondisi tertentu yang menyebabkan alat reproduksi anak laki-laki mengecil.

Bisa saja anak laki-laki yang mimpi basah tidak memimpikan aktivitas seksual dan dapat terangsang karena gesekan dengan tempat tidur atau faktor lainnya.

9. Mastubrasi menghentikan mimpi basah

Meksipun mastubrasi dapat mengurangi intensitas mimpi basah, hal ini tidak menjamin anak laki-laki tidak akan pernah mengalaminya.

Pasalnya bukti yang mengaitkan mastubrasi dan mimpi basah masih belum cukup.

Tetapi, anak laki-laki dapat bereksperimen untuk mengetahui dampak mastubrasi terhadap mimpi basah.

10. Mimpi basah hanya terjadi ketika puber

Mimpi basah umumnya terjadi ketika anak laki-laki puber. Tapi, tidak menutup kemungkinan mimpi basah dialami ketika dewasa.

Mimpi basah lebih sering terjadi ketika anak laki-laki puber karena perubahan hormonal yang terjadi.

Tetapi hormon pada laki-laki dewasa lebih konsisten sehingga kecil kemungkinan mereka mengalami mimpi basah saat dewasa.

Di sisi lain, mimpi basah seringkali terjadi ketika usia muda karena anak laki-laki jarang mastubrasi atau berhubungan seksual.

Pada gilirannya sperma yang lebih tua akan dilepaskan ketika mereka tertidur.

https://lifestyle.kompas.com/read/2022/09/02/140946120/10-mitos-seputar-mimpi-basah-ketika-anak-laki-laki-pubertas

Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke