Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

6 Tanda Pria Alami Disfungsi Ereksi, Waspadai Gejalanya sejak Dini

KOMPAS.com - Risiko disfungsi ereksi pada pria cenderung meningkat seiring bertambahnya usia.

Namun beberapa pria di bawah usia 40 tahun mungkin juga dapat mengalaminya.

Biasanya tanda-tanda pria mengalami masalah disfungsi ereksi dapat dikenali dengan sejumlah gejala yang dirasakan dari waktu ke waktu.

Jika beberapa tanda berikut sudah mulai dialami, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter untuk mengatasi masalah itu agar tidak berlanjut ke tingkat yang lebih parah.

Disfungsi ereksi pada umumnya tidak muncul begitu saja. Dalam banyak kasus, beberapa tanda-tandanya mulai muncul secara perlahan.

Melansir laman Mens Health, berikut adalah tanda-tanda tubuh akan masalah disfungsi ereksi.

1. Libido menurun

Kesulitan mendapatkan atau mempertahankan ereksi sudah jelas menjadi ciri-ciri disfungsi ereksi.

Tapi semua itu dapat bermula dari masalah libido pria yang cnederung menurun.

Biasanya masalah ini berangsur-angsur sampai pada akhirnya seseorang betul-betul menyadari bahwa gairahnya sudah tidak seperti semula.

2. Tidak ereksi saat pagi

Ereksi dapat terjadi karena otak melepaskan lebih sedikit noradrenalin, hormon yang membuat ereksi tanpa disadari.

Biasanya kondisi itu terjadi saat pagi hari yang juga menjadi pertanda bahwa pembuluh darah masih berfungsi dengan baik.

Tapi jika pria mulai merasakan tidak ereksi di pagi hari, apalagi juga sudah berhari-hari mengalaminya maka hal itu patut diwaspadai.

Segera periksakan ke dokter jika keluhan itu tak kunjung mereda agar kita mendapatkan penanganan yang tepat sedari awal.

3. Jarang memikirkan seks

Jika keintiman tidak lagi membuat gairah seks membara, atau jarang sekali memikirkan seks karena ada urusan yang jauh lebih penting, kemungkinan itu termasuk kondisi awal disfungsi ereksi.

Kondisi itu dapat terjadi karena kadar testosteron di tubuh kadarnya mulai menurun dan lebih rendah dari biasanya.

Testosteron adalah hormon utama yang bertanggung jawab atas dorongan seks. Ketidakseimbangan hormon testetosteron inilah yang menjadi gejala awal gangguan ereksi.

4. Kolesterol atau tekanan darah tinggi

Penyakit kolesterol dan tekanan darah tinggi merupakan masalah kesehatan perlu diwaspadai pria karena bisa memicu disfungsi ereksi.

Tekanan darah tinggi dan kolesterol bisa membuat elastisitas pembuluh darah berkurang hingga memicu kerusakan.

Pada gilirannya kondisi itu mempersulit pembuluh darah untuk mengembang sehingga aliran darah yang mengalir ke penis jadi tidak maksimal.

Khususnya pada pria dengan kolesterol dan tekanan darah tinggi yang tidak dikelola dengan baik, efek terburuknya adalah bisa menyebabkan hilangnya kekuatan ereksi secara perlahan sampai memicu disfungsi ereksi.

5. Gusi bengkak dan mudah berdarah

Gusi yang bengkak, nyeri atau berdarah saat kita menyikat gigi kemungkinan besar merupakan pertanda penyakit gusi.

Meskipun kondisi itu tidak secara langsung memicu disfungsi ereksi, tetapi gejalanya dapat memicu serangkaian gejala lain yang menimbulkan masalah pada fungsi seksual.

Hal itu dikarenakan penyakit gusi dapat memicu sejumlah masalah peradangan di seluruh tubuh, termasuk pembuluh darah.

Ketika pembuluh darah tidak berfungsi dengan baik, darah akan lebih sulit mengalir ke penis dan membuat ereksinya tidak keras lagi.

6. Merasakan ereksi tidak sekeras dulu

Tanda-tanda awal disfungsi ereksi tidak terjadi begitu saja, melainkan muncul secara bertahap yang ditandai dengan kekuatan ereksi yang tidak sekeras dulu.

Mungkin pria masih bisa melakukan hubungan seks, tetapi tingkat kekuatan ereksinya sudah berbeda.

Biasanya gejala ini terjadi di tahap awal disfungsi ereksi, yang kemudian berdampak pada keluhan kesulitan mempertahankan ereksinya.

https://lifestyle.kompas.com/read/2023/04/13/140000120/6-tanda-pria-alami-disfungsi-ereksi-waspadai-gejalanya-sejak-dini

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke