Magnesium, Si Penguat Jantung

Kompas.com - 04/08/2008, 16:10 WIB
Editor

KABAR baik bagi Anda penggemar kacang. Ya.. mengonsumsi kacang ternyata akan memberi manfaat lebih karena di dalam makanan renyah ini terdapat kandungan magnesium tinggi.

Bicara soal magnesium, jenis mineral ini adalah salah satu yang berperan penting dalam metabolisme tubuh. Mengapa tubuh memerlukan magnesium? Karena mineral ini bersifat multifungsi dan sangat diperlukan setiap sel untuk menghasilkan energi.

Magnesium diperlukan tubuh untuk memproduksi 300 jenis enzim, pengiriman pesan melalui sistem syaraf, membuat otot-otot tetap lentur dan rileks serta memelihara kekuatan tulang dan gigi.  Fungsi penting lainnya adalah menjaga konsistensi detak/ritme jantung serta membuat tekanan darah tetap normal.  

Dalam banyak penelitian, peran magnesium juga dibutuhkan dalam mengatasi sejumlah penyakit seperti asma dan diabetes. Mineral ini juga terbukti sangat penting artinya dalam mengatasi gangguan atau kelainan ritme jantung.  Magnesium juga dibutuhkan perannya dalam penyerapan serta penggunaan beragam vitamin dan mineral lainnya. Vitamin C dan kalsium misalnya, akan bekerja sempurna di dalam tubuh apabila kebutuhan magnesium tercukupi.

Kebutuhan Pria wanita berbeda
Dalam tubuh manusia, jumlah total magnesium mencapai sekitar 25 gram.  Sebagian besar magnesium terkonsentrasi di dalam tulang dan gigi, namun juga hadir dalam otot dan darah. Jumlahnya yang cukup dalam tubuh sangat penting untuk menjaga keseimbangan metabolisme tubuh.

Untuk menjaga supaya kadarnya dalam tubuh tetap ideal. Asupan magnesium dapat diupayakan baik melalui makanan sehari-hari maupun suplemen tambahan bagi yang membutuhkan. Jumlah asupan magnesium setiap hari yang direkomendasikan (DRI) berbeda untuk jenis kelamin dan  periode usia. Pria dewasa berusia 13-30 tahun misalnya, membutuhkan asupan magnesium sekitar 400 miligram per hari, sedangkan wanita 19-30 tahun 310 mg per hari.

Penelitian mengenai kebutuhan magnesium pun terus berkembang.  Banyak ahli percaya bahwa DRI  tersebut masih terlalu rendah untuk upaya pencegahan penyakit. Tak heran bila ada sebagian ahli nutrisi dan dokter yang menganjurkan asupan 500 mg magnesium per hari untuk orang dewasa. Jumlah ini diyakini dapat membantu menjaga tensi tetap normal dan terhindar dari gangguan jantung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk memperoleh asupan yang cukup, Anda dapat mengonsumsi jenis makanan yang kadar magnesiumnya tinggi seperti kacang-kacangan, buncis, sayuran berwarna hijau gelap, gandum murni dan seafood.  Kebutuhan magnesium juga dapat dipenuhi dari konsumsi susu karena dalam setiap gelasnya terdapat sekitar 34 miligram. Makanan dari kedelai seperti tahu, tempe dan susu kedelai juga kaya akan magnesium.

Meski jenis makanan yang mengandung magnesium beragam, tidaklah mudah untuk dapat memenuhi kebutuhan minimal yang disyaratkan setiap hari. Namun begitu, mengonsumsi makanan tersebut adalah cara terbaik memenuhi kebutuhan tubuh akan magnesium serta jenis vitamin atau mineral lainnya.

Kalaupun Anda ingin mendapatkan tambahan melalui suplemen, perlu diingat bahwa Anda tidak butuh magnesium dalam jumlah banyak.  Suplemen mungkin hanya boleh memberi Anda antara 10 hingga 50 mg, karena bila terlalu banyak - melebihi 600 mg- Anda berisiko terkena diare.   

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.