Mangan ora Mangan Kumpul

Kompas.com - 25/10/2008, 02:30 WIB
Editor

ADA satu buku favorit saya yang nampaknya sekarang sudah sulit didapatkan di toko buku. Judulnya Mangan ora Mangan Kumpul, karya klasik dari almarhum Prof. Umar Kayam. Terus-terang, saya teringat buku ini ketika sedang demam Laskar Pelangi saat ini. Dua-duanya sangat khas Indonesia. Kalau Laskar Pelangi menceritakan kehidupan sebuah komunitas masyarakat di Pulau Belitong, maka Mangan ora Mangan Kumpul bercerita tentang kehidupan sehari-hari satu keluarga di Jogja.

Buku ini memang buku lama, kalau tidak salah terbit sekitar akhir 1980-an. Buku ini merupakan kumpulan kolom tulisan Umar Kayam di harian Kedaulatan Rakyat. Ceritanya sendiri berkisah tentang sebuah keluarga yang terdiri dari majikan dan keluarga pembantunya. Sang majikan bernama Pak Ageng, yang berprofesi sebagai dosen. Sementara si pembantu merangkap tukang kebun dan sopir sekaligus namanya Mister Rigen. Istri Mister Rigen bernama Nasiyem, dan anak-anak mereka bernama Beny Prakosa dan Tholo-Tholo. Keluarga Pak Ageng sendiri tinggal di Jakarta, jadi ia tinggal sendirian bersama keluarga pembantu tadi.

bersambung...

---------------------------------------
Bahasan lengkap artikel ini sudah diterbitkan dalam bentuk buku dengan judul "New Wave Marketing, The World Is Still Round, The Market is Already Flat." Anda bisa memesan buku tersebut di GramediaShop.com atau hubungi Direct Selling Gramedia Pustaka Utama (
gpudm@gramedia.com, telepon: 021-53677834 ext. 3252 & 3253).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.