Kaisar Akihito Stres Pikirkan Suksesi

Kompas.com - 18/12/2008, 07:22 WIB
Editor

TOKYO, KAMIS — Kaisar Jepang Akihito masih belum pulih dari penyakit pendarahan di bagian perut yang dideritanya sehingga membatalkan jumpa pers tahunan yang biasa dilakukannya pada hari ulang tahunnya.

Menurut Mainichi Shimbun di Tokyo, Rabu (17/12), seperti yang biasa dilakukannya, Kaisar Akihito akan menyampaikan pidato pada hari uang tahunnya yang jatuh pada 23 Desember. Kaisar Akhito akan merayakan hari ulang tahunnya yang ke-75.

"Kami ingin mengurangi stres dan kelelahan yang dialami kaisar semampu kami," demikian pernyataan Kepala Rumah Tangga Kekaisaran Jepang, Shingo Haketa.

Haketa yang menjadi Kepala Rumah Tangga Kekaisaran sejak 2005 mengungkapkan, penyakit yang diderita kaisar berkaitan dengan stres yang dialaminya mengenai suksesi kekaisaran Jepang dan sejumlah persoalan lainnya.

Pihak Rumah Tangga Kekaisaran sendiri kini sudah mengurangi jadwal kegiatan resmi yang harus dihadiri Kaisar hingga bulan Januari 2009. Mengenai suksesi kekaisaran, Haketa mengakui bahwa hal itu telah lama membebani pikiran Kaisar.

"Yang Mulia Kaisar tampaknya sangat merisaukan masalah kelangsungan masa depan kekaisaran Jepang," kata Haketa.

Dalam pandangan Haketa, selain suksesi, persoalan lainnya yang juga membebani pikiran Kaisar adalah beragam persoalan yang melibatkan anggota keluarga kerajaan lainnya.

Ketika diminta untuk berkomentar lebih spesifik mengenai pernyataannya itu, Haketa menolak untuk bercerita lebih jauh, terutama seputar persoalan yang menghinggapi Akihito. "Saya mesti menahan diri untuk berkomentar mengenai hal itu," katanya.

Haketa juga membantah sejumlah pemberitaan yang menyangkut ketidakpuasan Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko terhadap minimnya kemunculan dari Putri Masako (istri Pangeran Naruhito, putra mahkota Jepang) dalam kegiatan-kegiatan resmi kerajaan.

"Saya tidak pernah mendengar sepatah kata pun dari yang mulia soal tersebut," kata Haketa.

Sebelum menduduki jabatannya sekarang, Haketa, yang kelahiran 1942 itu, menjabat Wakil Kepala Rumah Tangga Kekaisaran Jepang.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X