Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Benih Permohonan Selena

Kompas.com - 07/08/2009, 17:50 WIB

KOMPAS.com - Salah satu pionir KOLONI (Komik Lokal Indonesia) yang terbit pekan pertama Agustus adalah Flower Rhapsody karya Dwiyani Christy. Selain beberapa komikus lokal yang turut menyumbangkan kreatifitasnya dalam beberapa genre komik, Christy memilih genre romantis dengan mengedepankan makna cinta yang terselubung dalam sebuah nama bunga.

Komik ini mengisahkan tentang seorang pemilik toko bunga bernama Selena yang menjual benih permohonan. Bila benih itu ditanam dan dirawat dengan baik, maka suatu saat setelah tumbuh dan berbunga, ia akan membantu permasalahan cinta pemiliknya. Selena pun menanam benih permohonan untuk tetap menunggu Andre, kekasihnya yang pergi ke Vancouver.

Salah seorang pembeli benih itu bernama Alexandra (Alex), siswi terpopuler di sekolah, yang menyukai Michael (Mike), teman sekelasnya yang selalu mendapat nilai tertinggi. Pada pemilihan pengurus kelas, mereka berdua dipasangkan menjadi ketua dan wakilnya. Suatu hari Alex menyatakan cintanya pada Mike, namun Mike menolaknya. Mike beralasan bahwa mereka itu berbeda, Alex populer, glamour dan tidak serius belajar, sedangkan Mike orang yang sangat serius belajar.

Merasa cintanya ditolak, Alex pergi mencari penghiburan. Ia mengunjungi toko bunga milik Selena. Karena keglamouran Alex, ia membeli benih permohonan yang ia sendiri tidak yakin akan kemampuan benih itu. Ia pun kemudian membuangnya begitu saja di tanah pekarangan rumahnya. Tanpa ia sadari, benih itu tumbuh seiring dengan semangat belajar Alex yang juga tumbuh untuk membuktikan pada Mike bahwa ia bisa sungguh-sungguh dalam belajar. Melihat kesungguhan Alex, Mike pun luluh. Ternyata benih yang dibeli oleh Alex adalah benih "azalea" yang berarti "cinta yang sederhana".

Kisah kedua datang dari Chika dan Hans, pacarnya. Keduanya anggota klub Matematika yang sama-sama menjuarai Olimpiade Matematika. Diam-diam, Chika mengagumi Rio, salah satu pemain bulu tangkis yang hebat di sekolahnya. Hans mulai menyadari tingkah laku pacarnya yang mulai berubah. Suatu hari ia dan Chika bertemu dengan Selena. Tanpa berpikir panjang, Hans memutuskan untuk membeli benih permohonan yang ditawarkan oleh Selena. Melalui benih itu, ia berharap Chika dapat terus bahagia. Lama kelamaan benih itu menunjukkan hasil. Chika menemukan kebahagiaannya, namun bukan bersama Hans melainkan bersama dengan Rio. Benih bunga yang mereka tanam ternyata bunga "sweetpea" yang artinya "selamat tinggal".

Bagian ketiga menceritakan tentang sepasang sahabat, Mia dan Eddy. Sejak kecil Mia menyimpan rasa pada Eddy, tapi Eddy hanya menganggapnya sebagai sahabat biasa, tidak lebih. Ternyata kedua-duanya merupakan murid les kakaknya Alex. Untuk membantu masalah cinta Mia, Alex mengajak Mia, Eddy serta kakaknya untuk pergi ke toko bunga milik Selena. Di sana Eddy membelikan benih permohonan untuk Mia. Dengan penuh perasaan, Mia menanti-nantikan benih itu tumbuh. Ia berharap Eddy akan menyukainya. Hati begitu kecewa ketika mendapati kenyataan bahwa tanaman yang ia rawat selama ini adalah tanaman "striped carnation" yang artinya penolakan.

Dalam keadaan yang hampir putus asa, Selena pun mulai jengah menunggu Andre yang tak kunjung datang. Tanaman yang ia rawat dengan penuh kasih sayang pun tak kunjung berbunga. Ketika tiba waktunya untuk berbunga, tanaman itu memekarkan kelopak-kelopak bunganya. Bunga yang didapatinya adalah "daisy" yang artinya "cinta yang setia". Penantiannya selama ini tidak sia-sia. Bertepatan dengan mekarnya bunga tersebut, Andre, sang kekasih pun datang.

Makan Sendiri
Secara keseluruhan, komik ini cukup menarik. Christy, sang komikus dapat meramu kisah-kisah menarik yang terkait dengan arti terdalam dari nama sebuah bunga. Ia berusaha menarik pembaca agar memasuki pemahaman bahwa setiap bunga mempunyai makna cintanya tersendiri.

Gambar-gambar dalam setiap panel dirangkai sedemikian rupa sehingga mengalir ketika dibaca. Teknik penggambarannya cukup menarik dan halus. Mengadopsi gaya menggambar manga dari Jepang, sang komikus mampu membangun suasana dalam cerita, misalnya dengan memberikan sisi gelap dan terang dalam setiap gambar.

Namun sayang, awal ceritanya kurang begitu menarik. Kesan pertama yang ditampilkan dalam komik ini baru dapat ditangkap maknanya ketika sudah membaca bagian-bagian selanjutnya.

Bagi para penggemar komik romantis, komik ini dapat menjadi salah satu referensi. Membaca salah satu karya anak bangsa merupakan sebuah dorongan demi berkembangnya kreativitas bangsa ini.

Title: Flower Rhapsody
Cerita dan gambar: Christy
Genre: Teen, shoujo-manga, one shot
Format: 11,2x17,6 cm
Isi: 128 halaman B/W
Harga: Rp12.500,00
Penerbit: M&C

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com