Pria Lebih Menyukai Wanita Bekerja

Kompas.com - 30/10/2009, 18:36 WIB
Editordin

KOMPAS.com - Menurut data statistik, jumlah wanita lebih banyak daripada pria. Karena tuntutan gaya hidup dan keinginan untuk mengaktualisasi diri, wanita juga memilih untuk bekerja. Mereka memiliki penghasilan sendiri, bahkan sebagian wanita lajang juga sudah berani membeli rumah atas namanya sendiri.

Pria, ternyata sangat menyukai wanita yang mandiri seperti ini. Tetapi, jangan salah, penyebabnya bukan karena pria mendukung emansipasi atau kemerdekaan wanita. Segalanya tetap dilihat dari ego seorang pria. Seperti apa itu?

1. Pria juga bisa matre. Kalau Anda bisa berbagi bon makan di restoran mewah yang baru buka itu, artinya dia bisa menyisihkan lebih banyak uang untuk main bilyar sambil minum bir bareng teman-temannya, membeli gadget-gadget baru, atau memodifikasi mobilnya. Bahkan ada juga pria yang sengaja mencari kekasih yang memiliki jabatan lebih tinggi, atau datang dari keluarga berada, yang biasanya tidak segan memanjakannya.

2. Lebih banyak peluang bersosialisasi. Tidak semua pria memiliki teman wanita, kekasih, atau istri; namun kebanyakan tahu apa keuntungan memiliki pasangan sehingga berusaha mendapatkannya. Tuntutan pekerjaan yang mengharuskan pria lebih banyak berada di kantor membuatnya kehilangan kesempatan bertemu teman atau pacar baru di luar lingkungan kerjanya. Namun jika kantornya mempekerjakan cukup banyak karyawati, tentu ia bisa mencuci mata tanpa pergi jauh-jauh dari ruangannya.

3. Pria suka berantakan dan bau. Ruang kantornya bau asap rokok, piring-piring bekas makan dan minum dibiarkan menggeletak di lantai. Rekan sesama pria tentu tidak mempermasalahkan hal ini. Kalau pun keberatan, tentu tak akan diutarakan. Beda halnya jika ada rekan kerja wanita. Tentu kita-kita ini yang ribut menyuruhnya membersihkan ruangan. Pria membutuhkan paksaan seperti itu. Atau lebih bagus lagi, bisa merayu Anda untuk merapikan barang-barang tersebut.

4. Wanita bekerja lebih pintar berdandan. Bahkan busana kantor pun memiliki trennya sendiri. Entah itu pencil skirt, peep-toe heels, stoking, scarf, dan lain sebagainya. Pria sangat menikmati pemandangan yang serba resik dan wangi ini. Hal yang sama tak akan ditemukan oleh pria yang istrinya tidak bekerja, yang sehari-hari tampil tanpa makeup. Pakaiannya pun paling-paling kaus dan celana pendek lusuh, dan baru berdandan jika akan bepergian.

5. Bayar sendiri-sendiri. Pria memang seringkali menunjukkan sikap berebut membayar bon minuman atau makanan setelah nongkrong. Namun dalam hati, mereka bersyukur dengan kehadiran rekan-rekan kerja wanita yang mampu membayar sendiri makanannya. Begitu pula yang terjadi ketika melakukan kencan pertama dengan seorang wanita. Bayar sendiri-sendiri bisa mengurangi ketegangan mengenai kewajiban siapa yang harus membayar, dan membuat kedua belah pihak lebih menikmati acara kencannya. 

6. Wanita bekerja biasa tinggal sendiri. Setidaknya mereka indekos atau mengontrak rumah bersama teman-temannya, sehingga pria merasa lebih bebas menemuinya. Mereka tidak merasa ada beban ketika mengantarkan Anda pulang larut malam, tak perlu berpamitan pada orangtua Anda, dan tentunya bisa berlagak seperti di rumahnya sendiri.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X