Semangkuk Obat Bernama Sup

Kompas.com - 10/02/2010, 16:15 WIB
EditorAnna

KOMPAS.com - Flu adalah wabah yang sangat menular di negeri empat musim kala musim dingin sedang mencapai puncaknya. Pada saat suhu sedang amat dingin, kegiatan lebih banyak dilakukan di ruangan tertutup.

Nah, orang sakit pun berkumpul dengan orang sehat sehingga mudah tertular virus. Penularan ini bisa terjadi lewat virus yang menempel di pegangan pintu, keyboard komputer, gagang telepon, dan tentu saja lewat bersin atau batuk yang tidak ditutup.

Saat menghadapi musim dingin dan flu, orang Barat melindungi dirinya dengan mendapatkan vaksin antiflu. Bila tubuh sudah telanjur terkena flu, secara turun temurun mereka mengonsumsi sup ayam untuk meringankan keluhan itu.

Buat orang dari belahan dunia Barat, segala sesuatu harus dibuktikan dulu lewat penelitian ilmiah sebelum mempercayai khasiatnya. Demikian juga pada khasiat sup ayam dalam mengatasi ketidaknyamanan flu saat musim dingin.

Dr. Stephen Rennard, peneliti dari University of Nebraska, Amerika Serikat, pernah meneliti sup ayam dalam membantu mekanisme pertahanan paru-paru. la meneliti sup ayam bikinan istrinya yang dibuat dari resep turun temurun nenek moyangnya.

Dr. Rennard meneliti dampak sup pada neutrofil, sel-sel darah putih yang menstimulasi pengeluaran lendir. Penelitian soal sup ayam itu diterbitkan dalam jurnal kedokteran Chest. Dr. Rennard dan timnya menemukan bahwa isi yang terkandung dalam sup ayam terbukti menghambat pergerakan neutrofil.

Dengan kata lain, sup ayam memang memicu reaksi perlawanan terhadap flu dan pilek. Tidak heran, sup ayam mampu menyembuhkan flu dan pilek. Pasalnya, isi sup ayam terdiri dari bahan-bahan yang dibutuhkan oleh orang sakit. Bahannya berupa sayuran kaya nutrisi seperti bawang, wortel, seledri, kentang, dan tentunya potongan daging ayam dan kaldu ayam.

Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Reuter, Dr. Rennard juga mengakui bahwa uap dari sup hangat bermanfaat melegakan sinus yang membengkak. Terlebih lagi jika yang mempersiapkan sup hangat dan lezat itu adalah orang tercinta yang memasak sup itu dengan penuh cinta. Efek cinta ini juga memberi terapi psikologi yang mempercepat kesembuhan.

Masyarakat Cina juga mengandalkan ayam untuk penyembuhan dan pemulihan. "Karena ayam itu sifatnya menghangatkan, dimasak dengan arak yang juga sifatnya hangat. Ayam arak diberikan kepada ibu yang habis melahirkan pada tradisi penyembuhan Cina," kata Lilis Christine, praktisi akupuntur.

Sup ayam juga digunakan masyarakat Cina di rumah sebagai obat untuk menyembuhkan flu dan pilek. Kuah kaldu ayam beruap dan penuh gizi punya kandungan yang ampuh untuk melawan virus. Kuah panas bermanfaat membuka sumbatan hidung mampet, sedangkan bumbu jahe, bawang putih, dan bawang merah punya khasiat antivirus.

Daripada sibuk mencari obat yang pahit, hangatkan diri Anda yang tengah sakit flu dengan sup ayam yang hangat. Hmmm..., lezat dan sehat! (GHS/diy)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.