Tuna: Lezat dan Sehat

Kompas.com - 16/04/2010, 09:30 WIB
EditorNF

KOMPAS.com - Cita rasa yang lezat dan bergizi tinggi menyebabkan tuna menjadi ikan yang nilai jualnya tinggi. Akibatnya tuna banyak dicari dan dicuri dari laut Indonesia. Hingga saat ini tuna masih dihasilkan dari kegiatan penangkapan, bukan hasil budi daya. Nikmati tuna segar, karena lebih sehat.

Kaya Omega-3
Kandungan gizi tuna dua kali kadar protein pada telur. Ikan tuna, kaya asam lemak omega-3 yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah dan menghambat proses terjadinya ateroklerosis (penyumbatan pembuluh darah). Asam lemak omega-3 juga mempunyai peran penting untuk proses tumbuh kembang sel-sel saraf, termasuk sel otak, sehingga dapat meningkatkan kecerdasan, terutama pada anak-anak yang sedang mengalami proses tumbuh kembang.

Sumber Mineral
Tuna juga meningkatkan kecerdasan dan mencegah penyakit gondok. Kandungan iodiumnya mencapai 28 kali kandungan ikan air tawar. Selain itu, kaya selenium yang dapat melindungi tubuh dari serangan radikal bebas penyebab berbagai jenis kanker.

Menikmati tuna 30 gram sehari dapat menghindari kita dari serangan jantung (50 persen). Kandungan rasio kalium dan natriumnya 5:1. Kalium bermanfaat untuk mengendalikan tekanan darah, terapi darah tinggi, serta membersihkan karbondioksida di dalam darah. Kalium yang tinggi akan memperlancar pengiriman oksigen ke otak dan membantu memperlancar keseimbangan cairan tubuh.

Jadi, jangan lupa untuk memasukkan tuna sebagai pelengkap menu bersantap.


(Ida Ronauli dari Indonesia Bersatu/Majalah Chic)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X