Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kembangkan Empati Anak dengan Pelihara Binatang

Kompas.com - 10/07/2010, 15:48 WIB

KOMPAS.com — Jangan gusar dengan permintaan anak memelihara hewan karena banyak manfaatnya bagi perkembangan jiwa anak. Studi di Inggris menunjukkan, anak yang memelihara binatang memiliki kemampuan sosial yang lebih baik. Sedangkan periset dari New Mexico menyimpulkan, memelihara binatang mampu mengembangkan sisi empati dan kemampuan pengasuhan pada diri anak.

Tak ada salahnya mengizinkan anak memelihara binatang, asalkan Anda memberi pemahaman yang tepat. Tanamkan bila memelihara binatang harus disertai tanggung jawab mengasuh dan memerhatikan kebutuhan si hewan.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan anak memiliki hewan peliharaan.

Ajarkan tanggung jawab
Ketika anak merengek untuk dibelikan hewan peliharaan, tanyakan apakah ia memahami benar arti memelihara binatang? Bicarakan dan beri anak pengertian, memelihara binatang memerlukan tanggung jawab untuk memastikan kesejahteraan hewan.

Informasikan apa saja yang menjadi tugas anak ketika mereka memelihara binatang. Namun, Anda juga perlu memberi kompromi sesuai usia anak. Bila anak masih berusia prasekolah, Anda bisa berbagi tugas dalam pemeliharaan. Misalnya, anak bertanggung jawab memberi makan dan minum, sedangkan Anda memandikan dan menjaga kebersihan kandang hewan.

Ajarkan sesuai usia
Menanamkan aturan atau mengajarkan anak dalam memelihara binatang memiliki tujuan berbeda pada masing-masing level usia.

Pada anak usia prasekolah, ajarkan aturan main memelihara hewan dan jangan lupakan sisi keamanan. Beritahu anak agar tidak memelihara hewan liar atau berbahaya. Ingatkan anak untuk tidak merebut mainan atau mengganggu hewan yang sedang makan. Dan, ajarkan anak untuk selalu memperlakukan hewan peliharaan dengan lembut.

Tanamkan pada anak untuk tidak berlaku kasar karena hewan juga memiliki rasa seperti halnya manusia. Beritahu anak bila hewan peliharaan tidak akan suka jika anak menarik telinga, naik ke punggung, ataupun menarik ekornya.

Pada anak usia 5-9 tahun, sudah bisa diajarkan beberapa trik dan cara bermain dengan hewan peliharaan. Anak juga sudah bisa diberi tanggung jawab melatih kebiasaan hewan peliharaannya. Jangan lupa untuk selalu memberi anak dorongan agar mereka percaya diri.

Anak usia 10-12 tahun sudah dapat diberi lebih banyak informasi mengenai hewan peliharaan. Anda dapat memberitahu beberapa fakta menarik tentang hewan peliharaan, seperti halnya ras dan perilaku hewan tersebut. Orangtua juga dapat mendorong anak untuk memerhatikan dan mempelajari lebih banyak dari perilaku hewan peliharaannya.

Pastikan tugas terpenuhi

Hal terpenting dalam mempersiapkan anak memelihara binatang adalah memastikan ia konsekuen dan berkomitmen dengan kesepakatan yang dibuat bersama. Namun, membuat anak bertanggung jawab juga perlu batasan usia. Bagi anak usia sekitar lima tahun, mengajarkan tanggung jawab bisa dengan sekadar membantu orangtua membersihkan kandang. Sedangkan bagi anak yang lebih besar, bila sudah dapat melakukan sendiri, pastikan mereka melakukan kewajibannya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tempat Sewa Baju Pengantin Adat di Jakarta, di Mana Saja?

Tempat Sewa Baju Pengantin Adat di Jakarta, di Mana Saja?

Look Good
Sederat Karya Mendiang Pendiri Mustika Ratu Mooryati Soedibyo

Sederat Karya Mendiang Pendiri Mustika Ratu Mooryati Soedibyo

Feel Good
3 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Fitting Baju Pengantin Adat Batak

3 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Fitting Baju Pengantin Adat Batak

Look Good
Jarang Beli, Rania Yamin Lebih Sering Pakai Baju Eyang

Jarang Beli, Rania Yamin Lebih Sering Pakai Baju Eyang

Look Good
Pendiri Mustika Ratu Meninggal Dunia, Ketahui 6 Fakta Mooryati Soedibyo Sang 'Empu Jamu'

Pendiri Mustika Ratu Meninggal Dunia, Ketahui 6 Fakta Mooryati Soedibyo Sang 'Empu Jamu'

Feel Good
Pendiri Mustika Ratu Meninggal Dunia di Usia 96 Tahun, Ini Sederet Kiprahnya

Pendiri Mustika Ratu Meninggal Dunia di Usia 96 Tahun, Ini Sederet Kiprahnya

Feel Good
Tips dan Cara Tepat Menyimpan Baju Pengantin di Rumah

Tips dan Cara Tepat Menyimpan Baju Pengantin di Rumah

Look Good
Zodiak yang Paling Setia dalam Hubungan dan Pertemanan, Apa Saja?

Zodiak yang Paling Setia dalam Hubungan dan Pertemanan, Apa Saja?

Feel Good
Awas, Terlalu Lama Main Gawai Picu Tantrum pada Anak

Awas, Terlalu Lama Main Gawai Picu Tantrum pada Anak

Feel Good
Viral Bayi Meninggal Setelah Dipijat Nenek, Begini Cara Menolak Saran Pengasuhan Orang Terdekat 

Viral Bayi Meninggal Setelah Dipijat Nenek, Begini Cara Menolak Saran Pengasuhan Orang Terdekat 

Tanya Pakar - Parenting
Ada Tempat Bikin Baju Pengantin Batak di Jakarta, Apa Warna Terfavorit?

Ada Tempat Bikin Baju Pengantin Batak di Jakarta, Apa Warna Terfavorit?

Look Good
Cerita Para Atlet Disabilitas, Tetap Semangat di Tengah Keterbatasan

Cerita Para Atlet Disabilitas, Tetap Semangat di Tengah Keterbatasan

Feel Good
Sering Disepelekan, Ini 6 Kebiasaan yang Menurunkan Fungsi Otak

Sering Disepelekan, Ini 6 Kebiasaan yang Menurunkan Fungsi Otak

Feel Good
9 Kebiasaan Sederhana yang Membuat Otak Cerdas dan Pintar

9 Kebiasaan Sederhana yang Membuat Otak Cerdas dan Pintar

Feel Good
6 Jenis Kain yang Berbahaya bagi Bayi, Ketahui Risikonya 

6 Jenis Kain yang Berbahaya bagi Bayi, Ketahui Risikonya 

Feel Good
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com