Yogurt Meluruhkan Lemak?

Kompas.com - 16/07/2010, 13:44 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com- Tak perlu disangkal lagi yogurt adalah jenis minuman yang sedang ngetren di Ibu Kota. Hampir di berbagai sudut mal kita bisa menemui gerai yogurt dengan berbagai merk. Minuman yang mengandung bakteri baik ini diyakini menyehatkan tubuh dan melangsingkan.

Para peneliti di dunia telah membuktikan pentingnya peranan mikroflora atau bakteri saluran pencernaan bagi kesehatan. Bakteri baik probiotik ini akan membantu menormalkan komposisi saluran pencernaan, mencegah diare, sembelit, menurunkan kolesterol serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Karena efektif untuk melancarkan pencernaan dan mengatasi sembelit, banyak orang yang berharap bisa menurunkan berat badan dengan cara rutin mengonsumsi yogurt. Padahal, menurut Marudut, ahli gizi dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia, pada dasarnya yogurt tidak bisa melangsingkan. "Itu hanya sugesti saja. Karena pencernaan lebih lancar, jadi terasa lemaknya terbuang," katanya.

Ia menambahkan, konsumsi prebiotik dalam yoghurt akan membantu meningkatkan penyerapan zat gizi melalui organ pencernaan kita. "Absorpsi(penyerapan) zat gizi jadi lebih maksimal," katanya.

Sementara itu penelitian awal yang dilakukan Michael Zemel PhD, peneliti dari Universitas Tennessee menyajikan data minuman yoghurt dapat melangsingkan bentuk tubuh. Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 34 orang penderita kegemukan atau obesitas pada program diet rendah kalori. Sebanyak 16 dari mereka diminta untuk mengonsumsi pil diet yang mengandung 400 hingga 500 mg kalsium per hari. Sedangkan 18 orang lainnya mengonsumsi kalsium tinggi diantaranya yogurt yang mengandung 1100 mg kalsium per hari.

Setelah 12 minggu penelitian ditemukan lemak perut mereka menyusut. Namun pada responden dari kelompok yang minum yogurt, penyusutan lemaknya lebih tinggi, yakni 5 kilogram lemak, sedangkan kelompok pil diet hanya 3 kilogram.

Dalam penelitian Zemel diketahui kalsium terutama yang berasal dari kalsium produk susu rendah lemak dapat memperlambat proses terjadinya lemak tubuh sehingga disarankan bagi mereka yang tengah menjalankan program diet. Selain itu yogurt bukan saja membantu menghilangkan lemak perut sehingga menurunkan berat badan tapi juga yogurt menjaga berat otot dua kali lipat lebih efektif.

Meski yogurt terbukti menyehatkan, namun Marudut mengingatkan bahwa tidak semua orang tahan dengan tingkat keasaman dalam produk yogurt. "Masing-masing orang memiliki tingkat keasaaman lambung yang berbeda sehingga menimbulkan efek yang berbeda pada masing-masing orang," paparnya.

Agar yogurt yang dikonsumsi memiliki efek optimal, pastikan produk yang dikonsumsi memiliki bakteri yang masih hidup. "Jangan mengkonsumsi yogurt yang sudah dibekukan, karena terlalu sedikit bakteri yang masih berfungsi, sehingga tidak akan didapatkan manfaat yang diharapkan dari minuman ini," kata Marudut.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X