Siswa Pringsewu Ukir Prestasi Dunia - Kompas.com

Siswa Pringsewu Ukir Prestasi Dunia

Kompas.com - 22/07/2010, 04:09 WIB

Pringsewu, Kompas - Irfan Haris (17), siswa kelas XII SMAN 1 Pringsewu, Provinsi Lampung, meraih medali emas dalam kompetisi Olimpiade Biologi Internasional di Korea Selatan. Prestasi Irfan mengharumkan nama Indonesia dan Pringsewu.

Kedatangan Irfan di Pringsewu, Rabu (21/7), disambut sukacita dan bangga oleh segenap warga SMAN 1 Pringsewu, termasuk pejabat pemerintahan di kabupaten hasil pemekaran ini.

Acara penyambutannya dihadiri Rektor Universitas Lampung Sugeng P Harianto, Penjabat Bupati Pringsewu Helmi Machmud, serta perwakilan dari Kementerian Pendidikan Nasional dan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung.

Bersama Reza Sugito (BPK Penabur Jakarta), delegasi tim Olimpiade Biologi Indonesia lainnya, Irfan meraih medali emas di ajang Olimpiade Biologi Internasional Ke-21 di Changwon, Korsel, 12–17 Juli 2010. Irfan berada di peringkat keenam dalam kompetisi yang diikuti 233 peserta dari 60 negara itu.

Ia hanya kalah dari peserta asal China, Jepang, dan Amerika Serikat. Sementara Reza di peringkat ke-10. Atas prestasi ini, kata Humas Kementerian Pendidikan Nasional Rinda M Fizzya, Irfan dan Reza akan diberi beasiswa pendidikan hingga strata 3 (program doktor).

”Prestasi yang diraih Irfan sangatlah penting sebab tidak hanya mengangkat harkat dan martabat pendidikan di Pringsewu, tetapi juga di Tanah Air. Prestasi ini sekaligus menjadi ikon baru di Sang Bumi Ruwai Jurai (Lampung),” kata Helmi Machmud dengan penuh rasa bangga.

Rektor Unila Sugeng Harianto mengatakan, prestasi Irfan menunjukkan bahwa penyelenggaraan pendidikan dan SDM di daerah tidak kalah dengan di kota besar. ”Ini sangat membanggakan. Semakin banyak siswa dan alumni SMAN 1 Pringsewu yang telah berhasil,” ujar alumnus SMAN 1 Pringsewu ini.

Dalam kesempatan ini, mewakili alumni sekolah favorit di Pringsewu ini, Sugeng menyerahkan sebuah kendaraan untuk operasional sekolah. Ia berharap bantuan kendaraan itu memacu sekolah meraih prestasi-prestasi lain yang membanggakan.

Fasilitas memprihatinkan

Berdasarkan pemantauan, SMAN 1 Pringsewu sebetulnya belum memiliki fasilitas pendukung yang memadai. Ruang kelas Irfan, yaitu di XII IPA 1, kondisinya lumayan memprihatinkan. Plafon terlihat rusak di beberapa bagian. Diakui sejumlah siswa, atap ruangan itu bocor jika terjadi hujan disertai angin.

Kondisi itu diakui Kepala SMAN 1 Pringsewu Samsir Kasim. ”Buku-buku di perpustakaan isinya masih buku lama,” ujarnya. Keunggulan di SMAN 1 Pringsewu ada pada semangat belajar siswa-siswanya serta para guru.

Di plang depan sekolah ditulis besar-besar slogan berbunyi ”Sekolah Sang Juara”. ”Karena sekolah ini banyak melahirkan juara,” ungkap Samsir. (jon)


Editor

Close Ads X