Kenali Cara Guru Mendidik Anak di Sekolah

Kompas.com - 07/10/2010, 06:42 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Waktu yang digunakan anak Anda di sekolah tak sebentar. Jadi, pastikan anak mendapat pendidikan yang tepat dan mampu mendukung tumbuh-kembang anak. Dalam memilih sekolah, orangtua juga perlu menanyakan kualitas gurunya.

Caranya, kenali karakter guru anak Anda di sekolah melalui latar belakangnya. Bukan hanya dari latar belakang pendidikannya, tetapi juga dari ekspektasinya terhadap Anda sebagai orangtua maupun anak sebagai muridnya. Sejumlah pertanyaan bisa Anda ajukan kepada guru anak di sekolah. Tujuannya untuk memastikan anak Anda dididik oleh orang yang tepat.

Cara mengajar
Seperti apa cara mengajarnya? Apa yang paling disukai guru dari kegiatan mengajar?

Pertanyaan ini bisa diajukan untuk mengetahui apakah cara mendidik anak di rumah bisa sejalan dengan didikan guru di sekolah. Kesesuaian cara mendidik ini membantu menyelaraskan pengasuhan di rumah dan di sekolah.

Kurikulum
Seperti apa kurikulum yang diterapkan? Aktivitas seperti apa yang dijalankan di sekolah?

Memilih sekolah dengan kurikulum yang mendukung tumbuh-kembang anak memang tak mudah. Namun setidaknya, dengan menanyakan kurikulum yang dijalankan guru, ekspektasi Anda terpenuhi. Walaupun tak sepenuhnya memenuhi keinginan, setidaknya mendekati harapan.

Kebutuhan anak
Kebutuhan apa saja yang harus dipersiapkan anak sebelum masuk kelasnya?

Guru yang memiliki rencana pendidikan yang baik tentunya sudah menyiapkan berbagai informasi detail. Termasuk kebutuhan apa saja yang perlu dipersiapkan untuk menjalani program di kelasnya. Dari sini Anda bisa mengenali seperti apa kredibilitas pengajar.

Tes masuk sekolah
Perhatian dari orangtua atas pendidikan anak juga diperlukan. Anda juga perlu aktif menanyakan tes masuk sekolah yang akan dilalui anak. Tanyakan, apakah anak Anda akan melalui sejumlah tes? Jika iya, apakah orangtua boleh membantu mempersiapkannya, atau sebaiknya anak mandiri?

Setiap sekolah memiliki sistem berbeda. Anda sebagai orangtua juga perlu melakukan penyesuaian. Jika peran aktif Anda tak diperlukan, saatnya menjauh. Bisa jadi, guru atau sekolah sedang ingin mengajarkan anak mandiri tanpa bantuan orangtuanya.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X