Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ogah "Foreplay"? Pilih Seks yang Ini!

Kompas.com, 27 Oktober 2010, 10:47 WIB

KOMPAS.comForeplay termasuk aktivitas yang cenderung kurang disukai pria. Ketika ia sudah berhasrat, pria cenderung bisa langsung melakukannya. Berbeda dengan perempuan, yang perlu diberi puja-puji, dicurahi kasih sayang, dan disentuh agar area genitalnya segera siap untuk melakukan intercourse.

Namun, kadang kala ada situasi tertentu di mana foreplay tidak dibutuhkan. Anda hanya perlu tahu tipe seks apa yang bisa dilakukan tanpa pemanasan lebih dulu. Berikut beberapa di antaranya.

Seks "selamat datang"

Ketika suami sedang melakukan perjalanan dinas selama beberapa minggu, Anda tentu terpaksa berpisah sementara. Anda berdua tentu akan sangat merindukan satu sama lain dan membuat pertahanan diri menjadi bobol ketika suami akhirnya pulang. Anda pasti tak akan mampu menolak ajakan lembutnya untuk segera melepas rindu. Kalau sudah begini, aturan tentang foreplay sudah pasti akan menguap begitu saja.

Seks kilat alias "quickie sex"

Hanya punya waktu singkat, jangan jadi alasan untuk tidak berhubungan seks. Namun, bila bersedia melakukan seks kilat ini, pastikan Anda juga menginginkannya. Karena, ketika dilakukan dengan cepat, Anda harus mengabaikan acara foreplay-nya.  Begitu Anda setuju melakukan sesi ini, Anda bisa melakukannya kapan saja. Dari sekadar menerima ajakan si dia bercinta sesaat sebelum ke kantor, mencuri waktu di fitting room saat Anda sedang mencoba pakaian, atau menyelinap keluar di sela-sela coffee break saat seminar.

Seks di luar ruangan

Seks yang dilakukan di luar ruangan tentu menimbulkan sensasi tersendiri. Tentu tidak perlu diterjemahkan secara harfiah bahwa Anda harus bercinta di taman atau di tempat umum lain. Bisa juga di halaman rumah, garasi, atau di kamar atas yang menghadap ke balkon. Sifat lokasinya yang outdoor ini menyebabkan seks jenis ini tidak foreplay-friendly. Tentu, Anda tidak perlu sampai melakukan intercourse saat di teras rumah, di pinggir pantai, atau di tempat-tempat di mana akan ada banyak orang. Cukup dengan saling membelai bagian-bagian sensitif Anda dan si dia.

Seks ke penjuru ruangan

Ketika Anda sedang mencoba memperluas "daerah jajahan" Anda dari tempat tidur ke ruangan-ruangan lain di rumah Anda, Anda tak akan terlalu memikirkan foreplay. Sebab, muncul rasa waswas aktivitas Anda tengah diintai orang lain. Apalagi inti dari seks semacam ini sebenarnya lebih pada spontanitas dalam hubungan. 

Halaman:


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau