Agar Pekerjaan Tak Menyita Waktu Privasi

Kompas.com - 02/11/2010, 15:40 WIB

KOMPAS.com - Semakin menanjak karier Anda, semakin besar tanggung jawab yang diemban. Bahkan, tak sedikit orang yang kehilangan waktu bersama teman atau keluarga, demi karier dan pekerjaan yang terus melesat.

Bagaimanapun, Anda tetap perlu menyeimbangkan pekerjaan dengan kehidupan pribadi. Meski tak bisa diwujudkan instan, setidaknya Anda tak pernah berhenti mencoba. Jika Anda tidak bisa menjaga keseimbangan ini, sejumlah konsekuensi harus diterima. Seperti mengalami kelelahan fisik dan emosi yang memengaruhi produktivitas kerja, dan hubungan pribadi dengan teman atau keluarga yang terganggu karena Anda terlalu sibuk bekerja.

Lantas, seperti apa strateginya?

Membuat prioritas
Lihat kembali jadwal kegiatan Anda dalam satu minggu, baik yang berhubungan dengan pekerjaan atau aktivitas personal. Buatlah prioritas, aktivitas yang penting dan tidak penting berdasarkan tingkat kepuasannya. Artinya, kegiatan mana yang lebih memberikan kepuasaan atau kesenangan bagi Anda.

Jika posisi Anda cukup kuat, delegasikan pekerjaan di kantor kepada rekan kerja atau bawahan. Atau batalkan saja pekerjaan yang tidak mendesak agar Anda bisa menikmati waktu untuk diri sendiri.

Kontrol waktu kerja
Waktu kerja yang lebih terkontrol mengurangi kadar stres Anda. Komunikasikan bersama rekan kerja mengenai fleksibilitas jam dan jadwal kerja, serta pembagian tugas. Buat juga kesepakatan mengenai lembur atau waktu tertentu yang mengharuskan Anda dan rekan kerja lainnya menghabiskan waktu di kantor. Artinya, semua pekerjaan Anda terjadwal dengan rapi, termasuk pengaturan waktu kosong atau padat.

Belajar bilang "tidak"

Anda tak harus mengiyakan semua permintaan, baik di kantor maupun dalam kehidupan pribadi Anda. Ada waktunya Anda menolak berbagai permintaan yang sebenarnya bukan kewajiban atau tanggung jawab Anda. Berhentilah melakukan kegiatan yang hanya didasari rasa bersalah atau kewajiban palsu. Berikan waktu pada diri sendiri untuk istirahat sejenak dan menikmati hidup Anda, dengan aktivitas yang memberikan kesenangan.

Singkirkan laptop atau ponsel saat bersama keluarga
Teknologi menciptakan interaksi tanpa batas. Ponsel dan laptop selalu ada di dekat Anda dan memfasilitasi semua urusan pekerjaan. Namun buatlah batasan saat Anda berada di rumah. Pekerjaan adalah urusan Anda di kantor. Saat sedang berada di rumah, berkumpul bersama keluarga, singkirkan sementara urusan pekerjaan. Matikan laptop dan istirahatkan ponsel Anda, beri waktu dan perhatian untuk diri sendiri bersama keluarga.

Manajemen waktu
Penggunaan waktu yang efisien memudahkan semua pekerjaan berjalan lebih seimbang. Di rumah, buat daftar kegiatan harian dan jalankan sesuai jadwal. Untuk menghemat tenaga dan waktu, cucilah pakaian setiap hari atau beberapa hari sekali daripada menumpuknya hingga akhir pekan. Jadwalkan waktu keluarga setiap akhir pekan. Berkomunikasilah dengan lebih terbuka kepada anggota keluarga, dan belajarlah mendengarkan orang lain. Cara ini akan menghemat waktu dan menghindari terjadinya kesalahpahaman yang hanya akan memakan waktu Anda. Jika komunikasi lisan tak cukup jelas, buatlah memo. Manajemen waktu ini perlu disiplin diterapkan di rumah maupun di kantor.

Membangun hubungan untuk mencari dukungan
Membangun hubungan lebih dekat dengan rekan kerja bisa membantu Anda menyeimbangkan pekerjaan dan pribadi. Artinya, saat Anda menghadapi konflik di rumah, dengan memiliki teman dekat di kantor, Anda mendapatkan dukungan. Setidaknya Anda merasa ada yang memahami kondisi emosi yang sedang dialami. Membangun hubungan baik di rumah juga penting untuk mendukung kerja. Keakraban yang dibangun bersama tetangga misalnya, memberikan rasa tenang ketika harus meninggalkan rumah. Bahkan tak sedikit juga pasangan bekerja yang menitipkan anak dengan tetangganya.

Merawat diri sendiri
Tubuh sehat menjadi aset berharga dalam karier dan keluarga. Konsumsi makanan sehat, olahraga teratur, dan tidur cukup, adalah aktivitas wajib untuk merawat diri.

Luangkan juga waktu untuk diri sendiri, dengan menjalani hobi Anda. Selain itu lakukan aktivitas baru yang bisa dinikmati bersama teman, pasangan, keluarga yang memberikan penyegaran kepada diri Anda.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorDini
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Close Ads X