Suami Enggan Bercinta Ketika Anda Hamil?

Kompas.com - 02/11/2010, 18:25 WIB
EditorDini

KOMPAS.com — Sejumlah pria sesungguhnya bermasalah saat berhubungan seks dengan istrinya yang sedang hamil, khususnya saat hamil tua. Hal ini membuat perempuan minder atau tersinggung. Perempuan mengira pasangannya gerah melihat perutnya yang membesar. Perempuan merasa mereka tidak cukup menarik untuk membuat pasangannya turn on, khususnya ketika kehamilan sudah memasuki triwulan ketiga.

Di lain pihak, ada juga sejumlah pria yang mengatakan bahwa istri yang sedang hamil justru terlihat sangat seksi dan cantik. Jadi, apa sebenarnya yang menjadi masalah?

Jika pasangan Anda tidak mampu atau tidak ingin bercinta, maka penyebabnya kemungkinan adalah faktor-faktor di bawah ini:

Tak nyaman karena ada "orang lain"
Ada juga lho, pria yang merasa tidak nyaman karena merasa bayi yang ada di dalam kandungan bisa melihat orangtuanya tengah berhubungan seksual. Bahkan, beberapa pria yakin bahwa mereka bisa menyodok kepala bayi bila melakukannya terlalu semangat.

Khawatir akan menyakiti Anda
Dalam kondisi apa pun, komunikasi penting dilakukan saat Anda bercinta dengan suami, apalagi bila Anda sedang hamil. Anda perlu menjelaskan kepada suami apa yang bisa Anda lakukan dan apa yang tidak. Contohnya, minta ia untuk tidak menekan perut Anda atau bahwa Anda membutuhkan bantal di sisi Anda bila sewaktu-waktu dibutuhkan. Andalah yang harus meyakinkan diri bahwa Anda tidak akan kesakitan jika ia menerapkan posisi yang tepat dan menekan dengan pas.

Posisi
Soal posisi memang akan sedikit menyulitkan, dan Anda harus benar-benar menemukan posisi dan pengambilan sudut yang tepat. Pasangan mungkin tidak ingin melakukan gaya missionary karena tubuhnya mungkin akan menekan perut Anda. Cobalah untuk melakukannya dengan posisi kebalikannya, woman on top. Eksplorasi juga posisi-posisi lainnya.

Khawatir spermanya menyebabkan bayi lahir prematur
Pada beberapa kasus, hal ini memang benar. Semen mengandung prostaglandins, zat yang bisa memicu kelahiran bayi. Namun, hal ini biasanya hanya terjadi menjelang persalinan sehingga Anda bisa meyakinkan suami bahwa seks selama kehamilan tidak akan mengganggu aktivitas Anda ini.

Ia tidak tahu bahwa keintiman tidak selalu berhubungan dengan seks
Ada banyak cara untuk membangun keintiman atau mengeksplorasi hasrat seksual, bukan hanya vaginal intercourse. Berikan saja ide-ide yang Anda miliki kepadanya. Katakan, misalnya, bahwa Anda sudah cukup menikmati bila Anda saling bersentuhan atau berciuman.

Ia tidak tahu bahwa saat hamil Anda bisa lebih mudah mendapatkan orgasme
Ketika Anda mampu melakukan hubungan seksual saat kehamilan, ada kemungkinan Anda bahkan merasakan orgasme yang sangat intens. Danielle Cavalluci, penulis buku Your Orgasmic Pregnancy: Little Sex Secrets Every Hot Mama Should Know, juga menjelaskan bahwa perempuan yang hamil bahkan bisa mengalami orgasme berulang. Hal ini diakibatkan oleh meningkatnya aliran darah ke seluruh area kelamin, panggul, dan rahim sehingga daerah vagina Anda akan lebih sensitif. Tugas Andalah untuk memberitahukan fakta ini kepadanya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X