USG: Aman untuk Bayi dan Ibu Hamil?

Kompas.com - 13/01/2011, 20:10 WIB
EditorNadia Felicia

KOMPAS.com — Sebagian orangtua memilih untuk tidak melakukan pengecekan USG pada bayi yang sedang dikandung karena mendengar rumor sana-sini. Dalam bukunya, Buku Pintar Kehamilan dan Persalinan, dr Suririnah menjelaskan bahwa pemeriksaan ultrasonografi (USG) merupakan pemeriksaan menggunakan frekuensi gelombang suara tinggi yang dipantulkan ke tubuh untuk memperlihatkan gambaran rahim dan isinya .

Karena tidak menggunakan sinar radiasi, jarum suntik, atau pemasukan cairan atau obat ke dalam tubuh, dr Suririnah berpendapat bahwa pemeriksaan USG aman untuk bayi dalam kandungan dan ibu hamil. Selama USG digunakan, belum ada kasus yang mengatakan USG menyebabkan masalah pada janin atau kandungan. Namun, dr Suririnah masih menekankan penggunaan USG sebatas pemeriksaan kesehatan atau karena indikasi tertentu yang memerlukan pemeriksaan USG, bukan untuk kesenangan mengambil foto bayi untuk koleksi.

Adapun tujuan pemeriksaan USG antara lain;
* Mengonfirmasi kehamilan setelah usia kandungan di atas 6 minggu.
* Memprediksi usia kehamilan dengan mengukur tubuh janin untuk perkiraan tanggal kelahiran.
* Memeriksa pertumbuhan janin serta jumlah janin.
* Saat terjadi perdarahan vagina awal, USG bisa memeriksa kesehatan janin. Jika detak jantungnya cukup baik, kehamilan bisa dilanjutkan.
* Mendeteksi lokasi dan mengukur ukuran plasenta. USG bisa membantu dokter memeriksa dan mengecek masalah pada plasenta apabila letaknya menutupi jalan lahir atau letaknya terlalu rendah.
* Memperkirakan jumlah cairan ketuban. Air ketuban tidak boleh kurang atau berlebih, dan hal ini bisa dinilai lewat USG.
* Memeriksa kelainan letak janin dan kemungkinan kelainan pada janin.
* Mengetahui jenis kelamin janin. Hal ini bisa dilihat jika posisi bayi tepat.

Supaya dapat gambaran yang baik, biasanya USG dilakuakn pada tiga bulan pertama saat kandung kemih penuh agar rahim terangkat naik dan bisa dilihat jelas di layar komputer. Ibu hamil akan diminta banyak minum air dan menahan kencing. Pemeriksaan berkisar antara 5-10 menit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.