6 Cara Cepat Bakar Kalori Setelah Kardio

Kompas.com - 14/01/2011, 17:28 WIB
EditorDini

KOMPAS.com — Olahraga kardio memang didaulat sebagai olahraga yang paling efektif membakar kalori. Sebabnya, olahraga ini memang cepat membakar lemak sehingga metabolisme tubuh berjalan lebih lancar. Tetapi, kita masih bisa membuat tubuh tetap membakar kalori meski telah sempurna menyelesaikan rangkaian olahraga kardio. Coba lakukan trik berikut ini:

* Turunkan suhu tubuh dengan air dingin. Penelitian yang dilakukan di Inggris mengungkapkan, responden yang minum air dingin setelah berolahraga dapat membakar kalori 25 persen lebih lama dibandingkan yang mengonsumsi air hangat. Plus, responden juga mengaku, sesi latihan menjadi lebih ringan ketika mereka minum air dingin.

Sebenarnya, tak hanya setelah berolahraga, air dingin juga baik dikonsumsi sebelum berolahraga. Bahkan penelitian itu mengungkapkan, minum air dingin selama olahraga dapat menambah stamina untuk membakar lebih banyak kalori.

* Jangan lupa ayunkan tangan saat berjalan kaki. Cukup dengan menekuk siku sejauh 90 derajat dan diayunkan untuk mengiringi langkah kaki, kita bisa membakar lebih banyak kalori. Tambahan kalori yang dibakar tak tanggung-tanggung, bisa mencapai 15 persen lebih banyak.

Pastikan saat kita mengayun, kepalan tangan di depan dada saat ayunan mengarah ke atas dan jari jempol berada di sampai pinggang ketika ayunan berada di bawah.

* Dengarkan lagu kesukaan Anda. Berolahraga sambil mendengarkan musik akan membakar lemak 20 persen lebih banyak, bahkan ketika lagu berhenti kita dengarkan. Ini diketahui setelah West London’s Brunel University melakukan riset.

Sebabnya, musik membuat kita tidak jenuh dan selalu bersemangat. Ini akan membuat kita bergerak lebih cepat, demikian dijelaskan Costas Karageorghis, PhD, ketua dari penelitian tersebut.

* Jangan lupa menambah sedikit beban. Ketika kita menggunakan dumbbell, kuncinya bukan hanya berapa banyak repetisi yang kita lakukan, melainkan seberapa berat beban yang kita pilih. Bahkan dengan jumlah repetisi yang sama, penggunaan beban yang lebih berat akan membakar lebih banyak kalori. Misalnya, dumbbell 5 kilogram dengan 10 repetisi, masih kurang efektif jika dibandingkan dengan penggunaan dumbbell 10 kg. Bahkan kalori akan tetap terbakar 25 persen lebih banyak, setelah kita menyelesaikan gerakan.

Beban yang lebih berat akan membuat pemecahan protein dalam otot lebih banyak. Ini artinya, tubuh akan memerlukan lebih banyak energi untuk memperbaiki dan membentuk jaringan otot yang baru, demikian dijelaskan kepala penelitian Anthony Caterisano, PhD, dari Furman University.

Bukan hanya itu, latihan dengan beban berat meski hanya dilakukan sebanyak 3-6 repetisi akan meningkatkan metabolisme tubuh saat kita tidur. Artinya, kalori yang terbakar saat kita tidur akan 8 persen lebih banyak. Jumlah ini dalam satu tahun sama dengan 2,5 kilogram lemak yang terbuang dari tubuh.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.