Makin Tua, Kita Makin Pintar?

Kompas.com - 20/05/2011, 19:02 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Usia yang bertambah umumnya membuat orang lebih mudah lupa. Memori menurun secara perlahan tapi pasti, memengaruhi segala kemampuan kita dalam beraktivitas.

Namun sebuah penelitian membuktikan bahwa pikiran kita sebenarnya meningkat saat usia kita bertambah. Bahkan, pada usia yang matang itulah terjadi puncak performa otak, demikian menurut buku The Secret Life of the Grown-Up Brain: The Surprising Talents of the Middle-Aged Mind karya Barbara Strauch. Strauch mengungkapkan bahwa menurunnya kemampuan otak pada usia paruh baya sebenarnya hanya mitos. Ia juga memberikan beberapa saran untuk melatih agar otak kita tetap tajam. Berikut tiga alasan yang dikemukakannya mengapa kita justru semakin pintar saat garis-garis halus di sudut mata atau bibir mulai terjadi.

1. Pikiran Anda berkembang. Banyak yang bilang bahwa kita akan kehilangan ribuan sel-sel otak seiring bertambahnya usia. Namun penelitian menunjukkan bahwa otak kita sebenarnya terus menumbuhkan sel-sel otak saat memasuki usia 40 hingga 68 tahun. Hal ini terutama berlaku untuk lapisan saraf yang disebut myelin, yang membantu Anda memahami lingkungan di sekitar Anda.

Untuk meningkatkan kemampuan otak, Anda dianjurkan untuk berolahraga. Sebab dengan berkeringat, Anda akan meningkatkan aliran darah ke otak. Hal ini memicu regenerasi sel-sel dalam area otak yang dikaitkan dengan memori, kemampuan belajar, dan saraf-saraf lain. Latihan dalam bentuk apapun, seperti latihan kekuatan dan peregangan, akan bermanfaat. Bahkan aerobik pun dianggap lebih efektif dalam menumbuhkan saraf-saraf. Lakukan kardio seperti jalan cepat setidaknya 30 menit sehari, untuk melatih otak Anda.

2. Anda cenderung menggunakan kedua sisi otak. Ternyata, bukan hanya pengalaman yang membuat orang menjadi lebih bijak saat usianya bertambah, tetapi juga karena perubahan di dalam otak. Tak seperti orang muda yang cenderung menggunakan satu sisi otak saja, pemetaan otak menunjukkan bahwa orang-orang di usia 40 tahun ke atas cenderung menggunakan otak kanan maupun kirinya. Dengan kebiasaan baru ini, Anda akan terbantu untuk menilai situasi dengan lebih baik, dan sampai ke inti perdebatan lebih cepat.

Perbaiki kondisi otak kanan dan kiri Anda dengan mengurangi makanan yang manis, dan konsumsi lebih banyak makanan yang melawan naiknya kadar gula darah. Contohnya, ubi dan gandum utuh.
 
3. Anda cenderung berpikir lebih kreatif. Bagian lobus frontal pada otak yang dikaitkan dengan konsentrasi pada akhirnya akan menurun sejalan bertambahnya umur. Artinya, perhatian Anda akan lebih mudah teralihkan, atau lebih sulit mendapatkan kembali informasi, seperti mengingat nama seseorang. Meski begitu, perhatian yang lebih luas dan kurang fokus bisa memberikan keuntungan dengan memungkinkan Anda menggali solusi yang lebih kreatif bila terjadi masalah. Menurut penelitian, pikiran yang kurang fokus bisa menjadi lebih kreatif karena lebih cenderung menemukan koneksi antara ide-ide yang tampaknya tidak saling berhubungan.

Nah, untuk menajamkan kemampuan Anda, cobalah melakukan kegiatan yang menantang secara mental untuk menjaga saraf-saraf tetap aktif, setidaknya satu kali seminggu. Orang-orang yang sering berpartisipasi dalam kegiatan yang membuat mereka harus memproses informasi, seperti kursus piano atau memelajari bahasa baru, kecenderungan untuk mengembangkan Alzheimer akan berkurang separuhnya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X