Kurangi Lemak, Cegah Diabetes

Kompas.com - 25/05/2011, 15:51 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Mengurangi konsumsi makanan berlemak lebih efektif untuk mencegah diabetes dibandingkan menurunkan berat badan. Hal ini sangat penting, terutama untuk mereka yang memiliki riwayat keluarga menderita diabetes.

Seseorang didiagnosa diabetes bila tubuhnya tidak menghasilkan cukup insulin atau tidak memakai insulin yang ada dengan benar. Insulin adalah hormon yang dikeluarkan pankreas dan diperlukan untuk mengubah makanan menjadi energi.

Dalam penelitian yang dilakukan tim dari Universitas Alabama, Birmingham, AS, diketahui, mengurangi asupan lemak dalam pola makan selama delapan minggu efektif meningkatkan sensitivitas insulin, toleransi glukosa, serta meningkatkan pelepasan insulin. Dengan kata lain, hal ini berarti berkurangnya risiko diabetes.

"Yang penting digarisbawahi adalah fokus pada kualitas makanan, bukan kuantitasnya, yang memberi hasil berbeda untuk mengurangi risiko diabetes tipe dua," kata Barbawa Gower, ahli nutrisi dari Universitas Alabama.

Hasil penelitian yang dilakukannya juga menyimpulkan, mengurangi asupan lemak hingga 27 persen dari pola makan harian bisa mengurangi risiko diabetes dalam jangka panjang. Pembatasan lemak hingga 27 persen dan 55 persen karbohidrat yang dilakukan partisipan dalam studi ini, menurut Gower, masih tergolong moderat.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X