Menyentil Umat Lewat "KTP-nya Sih Islam" - Kompas.com

Menyentil Umat Lewat "KTP-nya Sih Islam"

Kompas.com - 01/08/2011, 11:21 WIB

DEPOK, KOMPAS.com -- Judul film KTP-nya Sih Islam boleh saja mirip dengan judul sinetron religi Islam KTP. Namun, film layar lebar yang sedang diproduksi oleh Multi Media Vission (MMV) ini enggan disebut-sebut meniru Islam KTP.

"Kalau dibilang meniru sebenarnya enggak, KTP-nya Sih Islam sebenarnya cenderung pelurusan, bicara akidah, hubungan dengan sesama. Zaman sekarang yang saya dengar banyak kemerosotan moral, saling caci, saling maki, dan akidahnya merosot," ulas Produser MMV Fachrul Rozi di lokasi shooting KTP-nya Sih Islam, Lenteng Agung, Depok, Jawa Barat, Minggu (31/7/2011).

Dikisahkan tokoh Ustad Umar akan diberangkatkan haji oleh seorang pengusaha, namun dia menolak dengan alasan ongkos naik haji gratis tersebut akan digunakannya untuk membantu sesama.

"Banyak orang yang cuma menonton orang yang pergi haji, sementara dia tidak tahu kalau tetangganya ada yang sekarat. Jadi kalau pahala pergi haji itu sama. Karena orang pergi haji itu bukan mendapatkan pahala tapi untuk mendekatkan diri kepada Allah," kata Fachrul.

Selain itu di film yang dibintangi Roy Martin, Zizi Shahab, Malih, Jaja Mirhardja, dan Ujang Ronda itu juga berkisah tentang Haji Somad yang dulu miskin, namun kikir setelah menjadi kaya. "Ini bukan menyindir Islam, tapi meluruskan. Kami ini mengangkat KTP-nya Sih Islam itu yang paling dasar, yang sering ada kejadiannya di masyarakat," ujar Fachrul. 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorEko Hendrawan Sofyan

    Close Ads X