Saling Mengkritik dan Memotivasi Layaknya Keluarga

Kompas.com - 19/08/2011, 15:18 WIB
Editorwawa

KOMPAS.com - Tiga perempuan muda bergelar Puteri Indonesia bersiap menuju kontes kecantikan internasional. Untuk mempersiapkan diri berlaga di kontes dunia membawa nama Indonesia, ketiganya mengaku saling menguatkan dengan kritik dan motivasi layaknya keluarga.

Puteri Indonesia 2010, Nadine Alexandra Dewi Ames, berangkat menuju San Paulo, Brazil untuk mengikuti masa karantina Miss Universe 2011, 21 Agustus - 11 September 2011. Grand final Miss Universe berlangsung 12 September 2011.

Sedangkan Puteri Indonesia Pariwisata 2010, Alessandra Khadijah Usman berangkat ke Miss Asia Pasific di Seoul, Korea Selatan, pada September 2011. Sementara, Puteri Indonesia Lingkungan 2010, dr Reisa Kartikasari bersiap menuju Miss Internasional di China yang berlangsung November 2011.

"Kami bertiga seperti kakak-adik, delapan bulan tinggal bersama. Untuk persiapan menuju Miss Universe Rei dan Sandra banyak membantu, seperti sharing dan konsultasi fashion. Namun yang terutama dukungan moral. Mereka lah orang terdekat saat ini, yang memahami kondisi dan kebutuhan masing-masing. Karena kami bertiga akan berangkat ke ajang internasional berbeda di tahun yang sama," jelas Nadine di sela konferensi pers keberangkatannya ke Miss Universe, beberapa waktu lalu, di Jakarta.

Saling kritik dan motivasi
Persiapan menuju kontes kecantikan internasional tak bisa dipandang sebelah mata. Selain menjaga kebugaran dan postur tubuh, tiga perempuan muda ini juga membekali diri dengan kematangan mental dan memperluas wawasan.

Olahraga, diet, dan mengumpulkan berbagai informasi dan isu penting kekinian menjadi makanan sehari-hari Nadine, Rei, dan Sandra.  Beruntung, ketiganya merasa cocok satu sama lain dan merasa menemukan keluarga baru.

"Seperti menemukan saudara baru," kata Rei yang ditemui pada kesempatan berbeda di Jakarta, beberapa waktu lalu. "Kami bertiga sudah menganggap seperti saudara, Rei sebagai kakak dan Nadine sebagai adik," tutur Sandra kepada Kompas Female pada kesempatan terpisah.

Kedekatan inilah yang kemudian memudahkan ketiganya dalam memberikan dukungan, motivasi, termasuk kritik.

"Kami memiliki banyak hobi dan perhatian yang sama. Dari shopping, masak, ke salon bareng, nonton. Meski kalau bicara tentang karakteristik, masing-masing punya perbedaan. Namun justru, dengan perbedaan itulah, Nadine dan Rei menjadi tempat sharing terbaik bagi saya. Dari mereka saya bisa menyikapi suatu masalah dalam perspektif yang berbeda-beda," tutur Sandra.

Rei memang dianggap sebagai kakak tertua dalam hubungan ketiganya. Nadine pun mengakuinya, "Saya seperti bungsu dengan dua kakak perempuan," kata perempuan 20 tahun kelahiran Inggris ini.

Baik Nadine, Rei, juga Sandra mengaku tak sungkan memberikan kritik. Apalagi jika menyangkut program persiapan menuju kontes kecantikan internasional.  Ketiganya punya perhatian besar mengenai pola hidup sehat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X