Perempuan Harus Lebih Peduli Kanker Payudara

Kompas.com - 09/10/2011, 00:13 WIB
Editorwawa

KOMPAS.com — Perayaan hari jadi, apalagi memasuki usia matang tiga dasawarsa, lebih bermakna dengan berbagi. Inilah yang dilakukan produsen pakaian dalam joint-venture Indonesia-Jepang, Wacoal, saat memperingati hari jadinya yang ke-30 di Jakarta.

Wacoal, untuk kali keempat, konsisten menjalankan misi edukasi, terutama menyasar perempuan agar lebih peduli dengan dirinya, dan risiko kanker payudara. Masih banyak perempuan yang tak memiliki kesadaran memeriksakan diri, meski sudah merasakan tanda abnormal pada payudaranya. Alhasil, banyak perempuan yang positif terkena kanker payudara sudah berada pada stadium tinggi (stadium 3-4).

"Data dari Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta menunjukkan, 20.000 perempuan positif terkena kanker payudara, dan 50 persen darinya sudah berada pada stadium tinggi, tiga atau empat," jelas Dinda Nawangwulan, seorang survivor, saat ditemui Kompas Female seusai perayaan HUT ke-30 Wacoal, di The Hall, Senayan City, Jakarta, Sabtu (8/10/2011).

Wacoal menaruh perhatian atas masalah yang dialami perempuan ini. Sebagai bagian dari program corporate social responsibility, Wacoal kembali menyatakan dukungannya terhadap upaya peningkatan kesadaran akan bahaya kanker payudara.

Di ulang tahun ke-30, Wacoal memberikan donasi untuk Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta, juga Pink Shimmerinc yang didirikan Dinda, untuk membantu dan memberi motivasi kepada para survivor dan pasien kanker payudara.

Upaya untuk mengajak perempuan lebih peduli dengan tubuhnya, juga berbagai penyakit yang bisa menjangkitinya, bisa dilakukan dengan cara apa saja. Gerakan "Breast Cancer Awareness" Wacoal, misalnya, sudah dijalankan sejak 2008 melalui sejumlah kegiatan edukasi, seperti seminar ataupun penerbitan booklet cara memilih, memakai, dan merawat bra dengan baik sebagai langkah pencegahan terhadap risiko kanker payudara.

"Memang tak ada efek langsung dari pilihan maupun cara pakai bra terhadap kanker payudara. Namun, melalui edukasi yang diberikan, perempuan diharapkan lebih peduli memeriksakan dirinya, apalagi jika mulai ditemui tanda abnormal di bagian payudaranya," jelas Irawan Saputra, Direktur PT Indonesia Wacoal, kepada sejumlah wartawan di sela perayaan HUT ke-30 Wacoal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara bagi Dinda, dengan saling berbagi dan mengingatkan, perempuan yang masih sehat bisa mencegah terkena kanker payudara. Dan, kepedulian untuk saling memotivasi dan memberikan dukungan menjadi bentuk lain mengatasi kanker payudara, terutama kepada mereka yang baru saja divonis terkena kanker payudara, sedang menjalani perawatan, ataupun para survivor yang tetap membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, terutama orang terdekat dan keluarganya.

"Masalah utamanya adalah terlambat melakukan pengecekan karena tidak menyadarinya. Karenanya, begitu menemukan ada benjolan abnormal di payudara, segera memeriksakan diri," pesan Dinda, yang mendirikan komunitas Pink Shimmerinc sejak 2007 sebagai wadah berbagi untuk penderita kanker payudara dan keluarganya agar tercipta saling pengertian dan mencari solusi bersama untuk mengatasi berbagai masalah kanker payudara dan dampak yang ditimbulkannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.