Aturan Kombinasi Makan Buah

Kompas.com - 19/10/2011, 10:11 WIB
Editorwawa

KOMPAS.com - Makan buah memberikan manfaat lebih untuk kesehatan, termasuk pencernaan. Namun, pahami aturan mengombinasikan makan buah agar hasilnya lebih maksimal. Dengan menerapkan pola mengombinasikan makanan yang tepat, termasuk saat makan buah, proses pencernaan makanan, penyerapan sari makanan dan pemanfaatannya untuk tubuh, serta pembuangan sampah makanan berlangsung efektif dan efisien.

Sejumlah buah harus dikonsumsi bersama dengan kelompoknya. Ada juga buah yang sebaiknya diasup sendiri, tidak dibarengi dengan mengkonsumsi buah lain. Wied Harry Apriadji, dalam bukunya Food Combining, Makan Enak untuk Langsing dan Sehat, memberikan kiatnya mengombinasikan makan buah.

Wied mengatakan buah sebaiknya dikonsumsi sendiri, artinya tidak dikombinasikan atau dimakan dengan bahan makanan lain. Buah juga tidak disarankan dikonsumsi setelah Anda menyantap makan lain, misalnya sebagai hidangan penutup.

Buah sebaiknya dimakan 20-30 menit sebelum menyantap makanan lain. Karena itu, banyak dokter atau ahli gizi menyarankan, buah dikonsumsi sebagai camilan di antara waktu makan utama.

Meski begitu ada sejumlah pengecualian dalam mengkonsumsi buah, berikut aturan mengombinasikan makan beberapa buah:

* Buah-buahan mengandung banyak air, seperti semangka, melon, blewah, tidak dikonsumsi bersama buah lain. Buah ini bisa dikonsumsi bersama-sama kelompoknya. Misalnya, semangka dan melon atau melon dan blewah.

* Karena buah mudah dicerna, buah boleh dikombinasikan dengan protein hewani mudah cerna. Yogurt tawar bisa dikombinasikan dengan buah-buahan. Yogurt tawar adalah yogurt murni tanpa campuran bahan tambahan makanan, seperti pewarna, pemanis, esens, dan pengental.

* Karena tidak mengandung gula buah, avokad tidak termasuk kelompok buah, tapi disamakan dengan sayuran. Jadi, avokad tidak bisa dikombinasikan dengan buah-buahan lain. Avokad lebih tepat dicampurkan ke dalam salad sayuran atau sebagai bahan sisipan sandwich, bukan sebagai campiran dalam salad buah atau koktail buah. Selain avokad, tomat juga tidak dikelompokkan sebagai buah, melainkan sayuran. Karenanya saat mengonsumsi tomat sebaiknya tidak dibarengi dengan buah-buahan lain.

* Buah-buah manis boleh dicampurkan dalam jumlah terbatas ke dalam pati, sebagai pengganti gula pasir. Misalnya, mencampurkan buah kering seperti kismis, sultana, kurma, aprikot ke dalam adonan kue. Jus mangga arumanis atau jus jeruk manis juga bisa dicampurkan saat Anda membuat adonan kue.

Selain buah yang masuk dalam pengecualian ini, Anda bisa mengombinasikan makan buah bersamaan, namun pastikan aturan utamanya terpenuhi, jangan makan buah berbarengan dengan makan makanan lain, setelah makan besar. Jadikan buah sebagai camilan dan beri jarak dengan waktu makan utama.

Sumber: Buku 105 Resep Sedap Vegetarian, Food Combining, Makan Enak untuk Langsing dan Sehat, Wied Harry Apriadji, penerbit Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 2007.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X