Presiden Tak Punya Agenda Pemberantasan Korupsi

Kompas.com - 19/10/2011, 22:28 WIB
Penulis Khaerudin
|
EditorNasru Alam Aziz

JAKARTA, KOMPAS.com -- Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesian Corruption Watch (ICW) Abdullah Dahlan mengatakan, tidak dicopotnya Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar jelas menunjukkan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono benar-benar tak punya komitmen terhadap pemberantasan korupsi.

Padahal, kata Abdullah, pemberantasan korupsi adalah janji politik Yudhoyono saat kampanye pemilihan presiden. "Setidaknya dengan tidak mencopot Andi dan Muhaimin, Presiden dengan kongkret telah menunjukkan bahwa tidak ada agenda pemberantasan korupsi dalam tiga tahun sisa masa pemerintahannya," ujar Abdullah, Rabu (19/11/2011) di Jakarta.

Menurut Abdullah, Presiden cenderung berkompromi dengan partai politik. "Semestinya, jika Presiden punya agenda kongkret dalam pemberantasan korupsi, hal pertama yang dilakukan ketika merombak kabinet adalah mencopot menteri-menterinya yang tak becus mengurus kementerian, sehingga dengan mudah terjadi korupsi dengan nilai besar-besaran, seperti di Kemenpora dan Kemenakertrans," tuturnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X