Produk Perlengkapan Bayi Bebas Bahan Kimia - Kompas.com

Produk Perlengkapan Bayi Bebas Bahan Kimia

Kompas.com - 08/11/2011, 19:20 WIB

KOMPAS.com - Awalnya Anita Putri hanya ingin mencari botol susu yang aman dan bebas kimia berbahaya, BPA, untuk anak pertamanya. Saat itu sangat sulit untuk mencari produk sejenis di Indonesia, alhasil ibu cantik ini harus membeli dari luar negeri.  “Kalau saya punya concern terhadap produk yang digunakan bayi saya, pastinya ibu-ibu yang lain juga sama,” cerita Anita.

Oleh karena itu, tercetuslah ide untuk mulai menjual produk bebas BPA. Berhubung Anita punya pekerjaan full-time di perusahaan konsultan milik keluarganya, ia pun memilih untuk mendirikan bisnis sampingan menggunakan platform online.  “Praktis!” katanya.  “Toh saya juga nggak perlu toko fisik ataupun tempat penyimpanan stok barang yang tidak terlalu besar untuk barang yang saya jual,” lanjutnya.

Salah satu tantangan terbesar dalam mendirikan bisnis online adalah membangun kredibilitas di mata pelanggan. Hal ini juga dialami oleh ibu beranak satu ini.  Pada masa awal pendirian toko online-nya, Anita harus sabar menjelaskan dan menjabarkan produk yang ia jual kepada calon pembeli.  Karena barang yang ia tawarkan adalah barang yang diimpor dari luar negeri (Amerika, Kanada, Singapura, dan Taiwan), pastinya harganya lebih mahal. 

Ia pun harus menjelaskan bahwa produk milik tokonya tidak membahayakan kesehatan bayi karena bebas kimia berbahaya. “Selama berjualan, saya bangga karena turut berpartisipasi mengedukasi ibu-ibu muda dalam memilih barang yang baik bagi anak mereka,” cerita Anita. 

Ia akui bahwa awalnya ia sempat dicibir karena dianggap tidak tahu apa yang ia jual.  “Saya jelaskan saja bahwa setiap barang yang saya beli, saya minta hasil uji coba lab-nya.  Berhubung saya mengerti bagaimana cara baca hasil lab, saya benar-benar yakin bahwa yang saya tawarkan memang barang yang berkualitas.  Bukan janji palsu,” tambahnya sambil tersenyum.

Ketika ditanya apakah sulit mengimpor barang-barang dari luar negeri, dengan bijaksana ibu muda berumur 27 tahun ini mengatakan bahwa tidak ada kesulitan yang berarti meskipun komunikasi dengan supplier hanya terbatas pada email dan instant messaging.  “Jujur, saya malah belum pernah ke luar negeri,” tambahnya.

Mengingat bahwa produk yang ditawarkan kualitasnya sangat baik, Anita mengaku bahwa ada kalanya harus membelanjakan sampai 10.000 dollar AS untuk barang-barang yang ia jual melalui toko online. “Itu pun karena ada beberapa brand yang menjadikan Faustasyandana sebagai distributor tunggal.  Biaya tersebut belum termasuk pengiriman, pajak, dan custom clearance.” Keuntungannya sangat memuaskan, meskipun Anita enggan menyebutkannya.  “Saya punya uang tambahan yang ‘lumayan’ dan pastinya bisa semakin memperbanyak jenis barang berkualitas yang saya jual lewat toko online saya,” tuturnya.

Anita mengaku bahwa ia memposisikan dirinya sebagai role model.  Ia memang pengguna produk yang ia jual, dengan demikian ia tahu seluk-beluk semua produk.  “Contoh, saya benar-benar paham bahwa botol stainless steel sama sekali tidak boleh direbus.  Bagaimana saya tahu?  Karena suami saya mencoba merebus, dan ternyata malahan jadi ngeletek label-nya,” ceritanya sambil tertawa.  “Jadi saya bukan hanya bisa merekomendasikan produk yang baik, tetapi juga cara perawatannya.  Pelanggan saya adalah teman saya, jadi sebisa mungkin saya berikan informasi selengkapnya.  Kalau mereka puas, pasti beli lagi dan justru merekomendasikan ke teman-teman lainnya.”

Saat ini, variasi barang yang ditawarkan di toko produk bayi milik Anita semakin beragam.  Berawal dari botol bayi bebas BPA dan beberapa produk terkait, kini daftar barang yang dijual via toko online di Multiply sudah mencakup celemek makan, tas popok, peralatan memasak, self-replacement nipple, hingga teether dari merek ternama layaknya Gerber, lifefactory, Tommee Tippee, como tomo, organicKidz, Yoomi, kinderville, munchkin, hingga Avent. 

“Dari awal saya memang yakin inilah produk yang ingin saya jual, jadi memang sudah jelas ada spesialisasinya. Mungkin itu juga yang membuat toko saya tetap survive meskipun semakin menjamur toko online lain yang menawarkan barang sejenis.”

Tidak takut tersaingi? 

“Tidak, karena toko online lain juga aset.  Kami saling merekomendasikan kepada pelanggan lainnya. Semakin banyak teman, semakin lancar rezeki,” tambah lulusan S1 Teknik Lingkungan ini renyah.

Akhir kata, apa deskripsi produk yang ditawarkan toko online Anita hanya dalam beberapa kata? “Loves your baby naturally,” jawabnya mantap.

Yuk, kunjungi toko online ibu yang satu ini di http://faustasyandana.multiply.com.


EditorDini

Close Ads X