Cara Canggih Pilih Busana Sesuai Bentuk Tubuh

Kompas.com - 12/12/2011, 17:43 WIB
Editorwawa

KOMPAS.com - Cara konvensional fitting busana dengan hanya melihat ke cermin, atau didampingi stylist yang merangkap sebagai petugas toko, tak cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam berpenampilan. Kini, hadir pemindai tiga dimensi (3D body scanner) yang mengklaim mampu menjawab dilema perempuan saat berbelanja busana.

Perempuan ingin tampil sempurna, dengan busana yang sesuai dengan bentuk tubuhnya. Teknologi 3D body scanner ini dinilai mampu memberikan perhitungan yang akurat atas bentuk tubuh setiap perempuan. Dengan begitu, perempuan dapat memakai busana lebih tepat sesuai bentuk tubuhnya. Alhasil, perempuan merasa lebih puas dan leluasa mengeksplorasi penampilannya secara menyeluruh.

Melalui pemindai ini, tubuh Anda akan "difoto" dan pemindai melakukan pengukuran dari 16 sisi berbeda. Hasilnya, dalam beberapa detik saja, bentuk tubuh Anda sudah dapat terindentifikasi dengan baik.

Pemindai ini membagi bentuk tubuh menjadi beberapa kategori, seperti si tubuh mungil, segitiga, jam pasir, apel, persegi. Jika bentuk tubuh sudah dikenali melalui pemindai, stylist atau petugas toko kemudian membantu memilih busana yang sesuai. Teknologi ini sudah di uji coba di Manchester’s Arndale Shopping Centre, Inggris.

Untuk membuktikan, apakah mesin lebih canggih daripada intuisi perempuan itu sendiri, Dailymail mengutus lima perempuan untuk menguji coba teknologi dengan bantuan stylist Deborah Hatfield.

Si tubuh mungil
Ibu empat anak dan bekerja sebagai staf administrasi, Barbara Woolfstein, dikategorikan sebagai si tubuh mungil menurut versi pemindai. Menurut Barbara, ia terkejut ketika tahu bentuk tubuhnya masuk kategori mungil. Padahal, ia mengaku cenderung kurus dengan bentuk tubuh pir.

Kekurangan pada tubuhnya, terletak pada kaki berukuran besar yang tidak proporsional, kata Barbara. Ia pun tak sembarangan memilih atasan. Karena menurutnya, bagian atas tubuhnya terlalu kurus. Bagian tubuh yang paling disukainya adalah perutnya yang rata.

Deborah lalu memilihkan terusan navy. Biasanya, Barbara memilih warna hitam. Namun pilihan busana berwarna berbeda memberikan kesan cerdas, elegan dan cocok dengan figurnya.

"Tubuh mungil seperti Barbara cocok untuk terusan pas di badan, dengan busana minim struktur. Perempuan bertubuh ramping juga sebaiknya menggunakan terusan dengan hemline di atas lutut untuk memberikan kesan kaki yang panjang. Jika ingin menggunakan bahan berpola, pilih pola vertikal untuk memberikan kesan bervolume," jelas Deborah.

Persegi
Ibu tiga anak, Sara Basso, 42, seorang pekerja freelance mengaku tersanjung dengan hasil identifikasi 3D body scanner ini. Tubuh yang dikiranya berbentuk pir, dikenali pemindai sebagai tubuh persegi yang proporsional antara bokong dan dada. Bagian tubuh yang paling disukainya adalah dada yang besar dengan perut rata. Ia tak suka dengan kakinya yang pendek.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X