8 Kiat Merencanakan Pensiun Individu

Kompas.com - 21/01/2012, 17:10 WIB
Editorwawa

KOMPAS.com - Bukankah menyenangkan rasanya jika Anda turut meringankan kehidupan anak-anak Anda di masa mendatang, dengan memiliki kemampuan finansial untuk mencukupi berbagai kebutuhan di masa pensiun, belasan atau puluhan tahun ke depan? Anda dapat memulai menyiapkan rencana pensiun individu sedini mungkin, sejak usia masih produktif.

Penggagas Diet Utang dalam Oprah Show, Ellie Kay menuliskan sejumlah cara menyiapkan pensiun berikut ini, dalam bukunya 1/2 Price Living:

1. Mulailah berinvestasi. Mulailah mencari dan menggali informasi selengkap-lengkapnya mengenai investasi. Pilih produk investasi yang tepat sesuai kemampuan dan kebutuhan Anda. Tak ada kata terlambat. Jika saat ini Anda belum memiliki satu pun produk investasi, tak apa, jangan ragu untuk segera memulai berinvestasi sesuai dengan profil risiko Anda. Ukur profil risiko Anda, apakah Anda tergolong risk taker atau konvensional?

2. Berhemat.
Banyak keluarga yang melakukan penghematan dengan memotong berbagai pengeluaran dan mengalihkannya untuk menambah tabungan pensiun. Anda perlu memiliki tujuan keuangan dan membuat prioritas, dengan begitu Anda mampu merencanakan finansial untuk masa depan.

3. Alokasi dana. Cobalah menyisihkan sebanyak mungkin uang ke dalam rencana pensiun Anda. Alokasikan 15-20 persen dari pendapatan Anda untuk menambah tabungan pensiun ini.

4. Bisnis rumahan. Anda juga bisa mulai mempertimbangkan membangun bisnis rumahan saat usia masih produktif untuk menyiapkan masa pensiun nanti.

5. Pasang target. Saat Anda sudah memutuskan berinvestasi, tetapkan sasaran setinggi-tingginya. Pantau terus portofolio investasi Anda setiap kuartal. Dengan begitu Anda dapat mengelola investasi Anda untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar kapan pun memungkinkan.

6. Memaksimalkan fungsi rumah. Jika memungkinkan, Anda dapat memaksimalkan penggunaan rumah dengan cara menyewakan salah satu kamar untuk kos mahasiswa atau karyawan misalnya. Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan dan menabung keuntungannya untuk masa pensiun Anda.

7. Hidup sederhana.
Seringkali, penting untuk menjalani gaya hidup yang tidak terlalu mewah saat ini supaya bisa lebih menikmati masa pensiun di kemudian hari.

8. Jual aset. Jika Anda memiliki aset yang tidak menghasilkan pemasukan atau pertumbuhan nilai, seperti tanah kosong, jual saja aset tersebut. Sebaiknya Anda berinvestasi di aset aktif yang menghasilkan pendapatan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X