16 Mitos dan Fakta Donor Darah

Kompas.com - 26/01/2012, 17:12 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com - Donor darah merupakan salah satu bentuk tindakan sosial yang sangat mulia dan tidak mengenal pamrih. Namun sayang, masih sedikit orang yang tergerak hatinya untuk mau menyumbangkan darahnya.

Kebanyakan orang takut mendonorkan darah karena menganggap itu menyakitkan, bisa membuat badan lemah dan rentan terkena penyakit. Padahal, itu tidak lebih hanyalah sebuah anggapan yang keliru.

Untuk menghapus segala bentuk mitos tentang donor darah, konsultan bank darah di Medcity Moolchand New Delhi India Dr Rani Prem Kumar, membantu menjelaskan tentang kebenaran dari donor darah yang sebetulnya memberikan banyak manfaat seperti dikutip Healthmeup berikut ini :

1. Mitos : Donor darah bikin tekanan darah rendah.
Fakta :
  Namun, banyak orang yang merasa setelah mendonorkan darah membuat mereka merasa lemah. Sekali lagi, ini tidak benar. Kenyataannya bahwa dibutuhkan satu atau dua hari untuk mengisi volume cairan dalam tubuh dan tiga bulan untuk regenerasi sel darah merah agar dapat menyumbangkan lebih banyak darah.

2. Mitos : Beristirahat penuh selama sehari setelah menyumbangkan darah.
Fakta :  Anda dapat dengan mudah melanjutkan kegiatan sehari-hari secara rutin setelah menyumbangkan darah, tetapi dengan catatan:

* Cukupi kebutuhan cairan dengan meminum banyak air putih ata jus dalam waktu 24 jam setelah donor darah
* Hindari paparan sinar matahari
* Hindari mengemudi selama 2-3 jam berikutnya
* Hindari merokok selama 4 jam
* Hindari alkohol untuk 24 jam

3. Mitos : Donor Darah adalah suatu prosedur yang menyakitkan.
Fakta :
  Menyumbangkan darah tidak menyakitkan sama sekali. Kita hanya merasakan sensasi seperti dicubit ketika jarum menusuk lengan.

4. Mitos : Saya tidak harus sering mendonorkan darah, karena itu bisa membuat tubuh saya lemah.
Fakta :
  Orang yang sehat bisa mendonorkan darah empat kali dalam setahun.

5. Mitos : Donor darah membuat saya merasa stres, sakit kepala parah dan muntah?
Fakta :
Donor darah tidak dapat menyebabkan sakit kepala dan muntah jika tekanan darah Anda dalam batas normal sebelum melakukan donor darah.

6. Mitos : Donor menurunkan tingkat kekebalan tubuh.
Fakta :
  Tingkat kekebalan tubuh Anda tidak terpengaruh hanya karena Anda mendonorkan darah.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X