Gaet Pembeli dengan "Product Listing" - Kompas.com

Gaet Pembeli dengan "Product Listing"

Kompas.com - 31/01/2012, 10:50 WIB

KOMPAS.com - Seiring dengan kemajuan teknologi, kehidupan manusia pun semakin dipermudah dalam berbagai hal, salah satunya dalam menjadi online seller. "Hampir semua masyarakat Indonesia sudah mengakses internet sehingga tidak perlu takut untuk tidak punya pangsa pasar dan tidak laku," tegas Daniel Tumiwa, Country Manager Multiply Indonesia dalam acara Multiply Online Seller Convention (MOSCon) di Senayan City, Jakarta Selatan, Sabtu (28/1/2012) lalu.

Banyak keuntungan yang ditawarkan dengan menjadi seorang online seller, antara lain modal yang dibutuhkan kecil, promosi toko lebih mudah hanya dengan melalui media sosial, managemen toko yang lebih mudah, bisa memanfaatkan waktu luang, personalisasi toko sesuai keinginan, serta biaya operasional yang lebih rendah. "Kalau dengan toko biasa, pasti harus membayar biaya sewa toko, bayar listrik, dan lainnya. Kalau pakai toko online tidak perlu bayar sewa toko. Jadi biaya yang dikeluarkan pun lebih sedikit," tambahnya.

Namun meski memiliki berbagai keuntungan, hasilnya tidak akan maksimal jika Anda tidak bisa memajang produk dan mengaturnya dengan menarik. Dalam bisnis online, foto, deskripsi produk, dan tampilan produk, atau yang biasa disebut sebagai product listing, menjadi salah satu hal yang wajib dilakukan para online seller. Untuk membuat product listing lebih maksimal dan lebih menarik bagi pembeli, simak kiatnya:

1. Judul
Judul memegang peranan penting dalam memasarkan produk. Buatlah judul yang menarik, singkat namun jelas, untuk memudahkan pembaca mencari produk Anda. Untuk mempermudah pembeli, gunakan "rumus" struktur pembuatan judul produk usaha, yaitu merek- produk- model (tipe atau kode produk)- atribut (pelengkapnya seperti rasa, sifat, bahan, atau warna). Misalnya Anda akan menjual iPhone, maka sesuai rumus tersebut Anda harus mencantumkan: merek produk -Apple, produk -iPhone, model -4S, dan atribut -32 GB berwarna putih. Maka beri judul: Apple iPhone 4S 32 GB White. 

Selain menggunakan rumus tersebut, judul produk sebaiknya tidak menggunakan nama kode saja. Kemudian, batasi pemberian judul berdasarkan karakter sehingga kalimat tidak terlalu panjang.

2. Deskripsi produk
Saat memasarkan produk di dunia maya, penjelasan produk dengan detail sangat diperlukan calon pembeli karena mereka tidak dapat melihat produk secara langsung. Deskripsi produk ini meliputi berbagai bentuk dan ukuran produk, bahan pembuat, ketersediaan produk (ready stock atau pre order), kualitas barang (asli/replika/baru/second), asal produk (impor/lokal), cara pemakaian, hingga materi promosi (kode diskon, potongan harga).

Untuk memberikan deskripsi produk yang benar, berikan detail produk dengan jelas dan akurat. Batasi juga penggunaan karakter pada kolom penjelasan detail produk. Tuliskan deskripsi yang paling penting di awal penjelasan. Untuk menjelaskan mengapa produk Anda layak dibeli, uraikan juga kelebihan, manfaat, serta kekurangan atau cacat produk yang ada, sehingga pembeli tidak akan merasa tertipu ketika menerima barang. Jangan lupakan sampaikan term and condition pemesanan, misalnya lama toleransi pembayaran, lama pengiriman, cara pembayaran (butuh uang muka atau tidak), apakah harga bisa ditawar, sampai apakah barang ini bisa ditukar atau dikembalikan. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti dan minimalkan bahasa gaul karena tidak semua orang mengerti akan penggunakan bahasa ini. Penggunaan bahasa formal namun santai akan menunjukkan keseriusan si penjual.

3. Foto
Dalam online selling produk, foto merupakan hal yang sangat penting bagi pembeli. Tampilkan foto sebaik mungkin, jelas, tidak buram, dan tentunya menarik. Agar foto produk tampil lebih baik, gunakan pencahayaan yang cukup, beri watermak atau copyright foto, agar foto Anda tak digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Gunakan ukuran foto yang mencukupi, dengan latar belakang yang kontras dari warna produk, dan ambil dari berbagai sudut untuk memberikan beragam pilihan dan sudut pandang. Agar ukuran produk tergambar dengan jelas, gunakan objek lain sebagai perbandingan ukuran, terutama jika ukuran produk merupakan salah satu keunggulan produk Anda. 


EditorDini

Close Ads X