Lebih Baik Beli atau Sewa Ya?

Kompas.com - 17/04/2012, 07:48 WIB
Editorwawa
KOMPAS.com - Siapa bilang sewa selalu lebih murah dibanding membeli? Sebab, ada beberapa produk yang bisa Anda jadikan barang investasi dengan membelinya.


Gaun rancangan desainer
Tampil dress up di momen spesial seperti weeding party, apalagi kalau Anda yang menjadi pengantinnya, sudah pasti ini wajib hukumnya. Tak heran bila banyak perempuan yang rela menghabiskan uang berjuta-juta bahkan puluhan juta untuk memesan gaun rancangan desainer ternama padahal hanya satu atau dua kali pakai. Nah, kalau kondisi keuangan sedang tak memungkinkan, sewa bisa lho. Banyak desainer yang memang menyewakan gaun pesta mulai dari kebaya hingga gaun modern dengan harga terjangkau. Misalnya, bila harga jual Rp5 juta, biasanya harga sewa hanya berkisar 25 persen, menjadi sekitar Rp1, 3 juta. Nah, bila ingin memilikinya, masih bisa “sewa” tukang jahit kok.

Tas dan sepatu bermerek
Pernah dengar istilah “investasi” barang branded? Yup, lain halnya dengan gaun yang mungkin hanya Anda pakai sekali seumur hidup, tas dan sepatu bisa menjadi barang investasi yang dipakai berkali-kali. Sebuah survei yang dilakukan situs aplikasi belanja di Inggris Saveme4later.com kepada 2000 perempuan menghasilkan, membeli tas dan sepatu bermerek dengan kualitas baik ternyata memberi kepuasan tersendiri. Sebaliknya, membeli tas dengan kualitas rendah, membuat Anda kurang puas dan ingin mencari model yang lebih baik, lagi dan lagi. Jadi, pilihlah merek yang menyediakan harga sesuai dengan kemampuan Anda, tak harus membayar tunai kok, beberapa merek juga memberi fasilitas cicilan nol persen selama 6-12 bulan.

Peranti hobi
Baik menyelam atau naik gunung, keduanya sedang menjadi kegiatan yang hits. Menyelam untuk menikmati keindahan laut Indonesia memang jadi hal yang wajib coba. Bila ini menjadi salah satu tujuan wisata Anda selanjutnya, tak perlu mahal-mahal membeli peralatannya, seperti pakaian selam apalagi tabung oksigen. Terutama bila memutuskan untuk ikut camping yang tidak terlalu sering Anda lakukan, sewa saja cukup. Pasalnya, perlengkapan untuk kedua kegiatan ini memang terbilang mahal. Bedanya, untuk perlengkapan diving Anda bisa menyewanya di tempat tujuan. Untuk naik gunung, Anda perlu menyiapkannya jauh-jauh hari. Selamat berpetualang!

Tempat usaha
Ada beberapa kriteria yang bisa dijadikan acuan untuk memilih lokasi usaha untuk toko atau resto, antara lain berada di lokasi yang strategis dan mudah diakses baik kendaraan umum maupun pribadi. Namun, tempat-tempat tersebut biasanya memiliki harga jual yang tinggi, dibanding modal habis untuk membelinya, lebih baik carilah ruko atau bangunan yang memang disewakan. Biasanya harga sewa normal sebuah ruko pertahunnya ialah delapan persen dari harga beli. Anda juga bisa meminta bantuan broker untuk mengetahui kisaran harga ruko di suatu daerah. Lalu sesuaikan dengan anggaran serta keuntungan usaha perbulannya.

Mobil
Ke manapun dan kapanpun, bepergian akan terasa mudah dengan kehadiran mobil. Apalagi bila Anda bisa menyetir dan sering menggunakannya, dibanding membayar taksi, membeli mobil bisa menjadi investasi yang baik. Belum lagi banyak bank yang menawarkan kredit mobil dengan DP 10 persen dan bisa dicicil selama lima tahun. Namun, harga bensin yang kian naik, kehadiran mobil menjadi tidak terlalu penting bila Anda jarang memakainya.  Sewa atau beli, lihat dulu plus minusnya.

Sewa:

(+) Cocok untuk perjalanan jarak jauh dengan keluarga atau rekan. Jasa rental mobil sudah banyak dan menawarkan harga bersaing.

(-) Untuk Anda yang sering bepergian, terlalu sering sewa mobil malah akan membuat anggaran membludak. Anda tak akan mendapat apa-apa kecuali mobil pinjaman.

Beli:

(+) Leluasa memakainya tanpa dibayangi waktu dan harga sewa. Merupakan produk investasi yang bisa dipakai hingga delapan tahun mendatang. Memungkinkan kita untuk tukar tambah. Banyak orang yang membeli mobil untuk disewakan kembali.
(-) Harga jual mobil terus menurun. Ada pajak yang harus dibayar per tahunnya serta biaya perawatan. Apalagi bila membeli mobil bekas dan tahun tua. Ada biaya lebih yang harus dikeluarkan tiap bulan untuk menyicilnya.

Rumah
Tempat tinggal merupakan kebutuhan dasar, investasi yang paling simpel namun memberikan hasil maksimal. Pasalnya, harga rumah akan terus naik tiap tahunnya sekitar 5-30 persen per tahun sesuai dengan lokasi. Tak ada salahnya untuk mulai menabung dan melunasi down payment atau DP untuk mulai mencicil. Atau bila Anda telah memiliki sejumlah tabungan yang dirasa cukup, segera bandingkan tawaran KPR yang diberikan oleh beberapa bank.

Dibanding menyewa terus menerus, Anda tak akan dapat apa-apa sekitar 10 tahun mendatang. Misal, harga sewa rumah sekitar Rp 2 juta per bulan, lebih baik Anda menggunakannya untuk mencicil rumah. Perumahan di pinggiran kota menawarkan harga yang bersahabat. Namun pilih lokasi yang mudah dijangkau kendaraan umum serta bebas banjir.

(Ayunda Pininta Kasih)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.