Pelengkap Nutrisi Ibu Hamil dan Menyusui

Kompas.com - 19/04/2012, 15:40 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Selama masa kehamilan, janin bergantung kepada nutrisi yang terdapat pada tubuh ibu yang mengandung. Oleh karena itu, ibu hamil harus memenuhi kebutuhan gizi khusus dalam jumlah yang khusus pula. Jika ibu hamil tidak memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang, maka janin akan mengalami gangguan dalam pencernaan dan pertumbuhannya. Selain itu, kurangnya nutrisi akan menganggu kelancaran proses persalinan, dan mengganggu kesehatan ibu secara keseluruhan.

Pada dasarnya, ibu hamil harus memenuhi asupan zat gizi mikro seperti:
1. Energi, yang diperoleh dari makanan pokok (1700 kkal per hari) ditambah selingan dari susu sebanyak 120 kkal per hari.
2. Protein, dari protein hewani dan nabati yang terdapat pada makanan (67 gram per hari) ditambah dari susu sebanyak 5 gram sehari.
3. Asam folat dari sayur dan buah  (600 mcg per hari) ditambah dari susu sebanyak 471 mcg per hari.
4. Zat besi dari sayur (35 gram per hari), ditambah dari susu sebanyak 16 mg per hari.

Asupan gizi ini paling baik jika diperoleh dari sumber-sumber bahan makanan alami. Tetapi jika Anda belum dapat memenuhinya, Anda bisa memperolehnya dari sumber tambahan seperti produk SGM Bunda Presinutri. Cukup dikonsumsi satu gelas sehari setelah mengonsumsi makanan sehat dan berimbang, maka produk ini akan melengkapi nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan menyusui.

Sebagai makanan tambahan, SGM Bunda Presinutri untuk ibu hamil mengandung kalsium, fosfor, dan vitamin D3, yang berperan dalam pembentukan gigi. Kemudian juga zat besi, yang membantu mencegah anemia, serta asam folat, yang membantu mengurangi resiko Neural Tube Defect (cacat otak dan tabung syaraf).

Sedangkan SGM Bunda Presinutri untuk ibu menyusui mengandung beberapa mineral seperti kalsium (untuk pembentukan tulang dan gigi), zat besi (membantu mencegah anemia), kolin (membantu perkembangan sel otak), serta vitamin B (membantu metabolisme energi).

Susu yang tidak menyebabkan mual
Saat sedang hamil, ibu biasanya akan mengalami mual-muntah. Dr Noroyono Wibowo, SpOG (K) selaku Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) mengatakan, rasa mual pada ibu hamil adalah wajar, meskipun ada sekitar 18 - 22 persen ibu hamil yang tidak merasakan mual sama sekali selama masa kehamilan.

"Ibu yang memiliki kecukupan nutrisi akan terhindar dari rasa mual. Semakin tinggi tingkat nutrisi dalam tubuhnya, rasa mual akan berkurang. Sebaiknya sebelum kehamilan, calon ibu rajin mengonsumsi vitamin B kompleks, terutama vitamin B6," jelas pria yang akrab disapa dr Bowo ini kepada Kompas Female, usai peluncuran produk SGM Bunda Presinutri di Jakarta, Kamis (19/4/2012).

Untuk membantu mengurangi rasa mual, SGM Bunda Presinutri menawarkan pilihan rasa jeruk dan mangga (untuk ibu hamil) dan rasa jeruk (untuk ibu menyusui). Sehingga, ibu hamil dan menyusui memiliki alternatif rasa susu yang segar, bukan sekadar rasa vanila dan cokelat yang sering bikin eneg. Produk ini tersedia dalam ukuran 150 gram dan 420 gram.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.