Bijakkah Melunasi Utang dengan Pinjaman Tunai?

Kompas.com - 06/06/2012, 14:24 WIB
EditorAdministrator

T:
Saya sering mendapat telepon dari marketing bank penerbit kartu kredit, menawarkan personal loan yang menurutnya bisa dipakai untuk melunasi utang kartu kredit. Bijakkah jika saya menggunakan pinjaman tunai untuk menutup utang? (Santi Margo, Jakarta)

J:
Sebelum memutuskan mengambil pinjaman, Anda wajib paham bagaimana pinjaman tersebut menghitung struktur bunganya. Pada umumnya, KPR menghitung dengan cara efektif bulanan dan pinjaman dana tunai menghitung dengan flat. Bunga pinjaman dana tunai 1% per bulan flat itu setara dengan 20% per tahun (bukan 12% per tahun seperti kebanyakan orang menghitung).

Saya mengilustrasikan pinjaman dana tunainya sebagai berikut. Nilai pinjaman Rp 120 juta, bunga 1 persen per bulan, tenor 60 bulan, dan cicilannya Rp 3,2 juta per bulan.

Hasil perhitungan dari kalkulator analisa utang saya memberikan hasil jika tingkat suku bunga adalah 12 persen per tahun maka cicilannya hanya Rp 2,6 juta. Dengan jumlah cicilan tetap yang disebutkan di awal, tingkat suku bunga pinjaman ternyata 20,31 persen per tahun.

Lebih dahsyat lagi, kartu kredit menghitung bunga dengan sistem harian. Misalkan Anda membeli barang seharga Rp 5 juta dan belum membayar lunas saat jatuh tempo. Bank akan mengkalikan 5 juta dengan tingkat suku bunga setahun, yaitu 48 persen, jadi Rp 2,4 juta. Lalu, angka ini di bagi dengan 365 (jumlah hari dalam setahun). Artinya, bank akan membebankan bunga sebesar Rp 6.500 per hari sampai Anda membayar lunas pembelian tersebut. Mau seperti ini?

Urutan prioritas bayar utang harus dimulai dengan tingkat suku bunga efektif yang paling tinggi, dalam hal ini saya jamin pasti bunga utang kartu kredit. Apabila Anda masih punya tabungan, maka bayar utang dengan tabungan. Percuma punya tabungan yang suku bunganya 5 persen setahun, tapi kita bayar utang yang bunganya 48 persen setahun. Jika tabungan tidak punya, pinjaman dana tunai merupakan alternatif berikutnya.

Syaratnya jelas: stop pemakaian kartu kredit dan fokus untuk melunasi pinjaman dana tunai. Selamat mencoba. Live a Beautiful Life!

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

ZAPtion!
1. Urutkan saldo sisa utang kartu kredit berdasarkan tingkat suku bunga yang paling tinggi.
2. Jika masih ada saldo tabungan, gunakan untuk melunasi utang kartu kredit. Jangan lupa sisakan saldo untuk dana darurat sebesar 1 kali pengeluaran rutin bulanan.
3. Jika tabungan sangat minim, ambil pinjaman dana tunai dengan jangka waktu maksimal 12 bulan untuk pelunasan kartu kredit.
4.Stop penggunaan kartu kredit karena Anda masih menganggap kartu kredit adalah tambahan penghasilan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.